Pupuk NPK Kebomas untuk Tanaman Perkebunan, SOLUSI TINGKATKAN PRODUKSI

Potensi tanaman perkebunan yang sangat luas seharusnya bisa dioptimalkan dengan cara budidaya yang lebih baik, terutama melalui pemupukan yang tepat. Pengalaman para petani pengelola lahan perkebunan yang telah mengaplikasikan pemupukan dengan baik menunjukkan adanya peningkatan hasil panen. Pupuk NPK Kebomas, produksi Petrokimia Gresik menjadi pilihan utama untuk pemupukan tanaman perkebunan karena terbukti dapat menjadi solusi untuk bmeningkatkan produksi dan kualitas hasil panen. Demikian benang merah yang mengemuka dalam wawancara dengan sejumlah petani pengelola tanaman perkebunan berkaitan dengan penggunaan pupuk NPK Kebomas.

Menurut Dwi Irianto, Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Pabrik Gula Kebon Agung, Malang, Jawa Timur, penggunaan pupuk NPK Kebomas membuat batang tanaman tebu lebih besar, kokoh dan kuat. Selain itu, produksi tebu juga meningkat hingga 120 ton/ha dari sebelumnya di bawah 100 ton/ha. “Keunggulan itu yang membuat kami selalu menggunakan NPK Kebomas meskipun bukan termasuk pupuk bersubsidi. Kenaikan biaya untuk pembelian pupuk masih bisa tertutupi dengan kenaikan produksi,” ungkapnya.

Sementara Lalu Sahabudin, Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia, Kabupaten Lombok Timur, NTB menyatakan, penggunaan pupuk NPK Kebomas mampu meningkatkan rendemen kering tembakau dari sebelumnya 12 persen menjadi 14 persen, meskipun dalam kondisi cuaca kemarau basah seperti sekarang ini. Yang lebih menggembirakan, warna daun tembakau hasil panen kuning kehijauan mendekati orange yang sangat diminati semua pabrik rokok. “Yang pasti, penghasilan kami dari penjualan tembakau meningkat cukup besar setelah menggunakan pupuk NPK Kebomas,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Candra Bustami, petani kelapa sawit di Sungai Pasawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Menurutnya, aplikasi pupuk NPK Kebomas sangat menguntungkan para petani kelapa sawit. Pupuk ini dapat memacu pertumbuhan tanaman, terutama perkembangan batang dan daunnya. “Hasil panen buah kelapa sawit juga lebih banyak dan bobotnya lebih berat dibandingkan sebelumnya,” jelasnya.

Yang menarik menurut Dwi Irianto, penggunaan pupuk NPK Kebomas untuk tanaman tebu ternyata membuat petani lebih baik dalam mengaplikasikan pupuk. Karena pupuk ini tidak termasuk pupuk bersubsidi dan petani harus membeli sendiri maka para petani lebih tepat waktu dan tepat jumlah ketika memupuk tanamannya. Para petani juga lebih mudah mendapatkan pupuk ini karena selalu tersedia di kios maupun distributor. (Made Wirya)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *