Demplot Padi Program GP3-AUTP di Purbalingga Tingkatkan Panen 1,7 Ton

Wakil Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (tengah), Forpimda Kabupaten Purbalingga, staf Petrokimia Gresik, dan petani Desa Sempor Lor berfoto bersama di depan Mobil Uji Tanah milik Petrokimia Gresik. (foto: Saeful H. Rijaludin)

Demplot padi oleh GP3 Petrokimia Gresik dan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) di Desa Sempor Lor, Kecamatan Kaligondang, Purbalingga, berhasil meningkatkan panen 1,7 ton per hektar. Keberhasilan panen di lahan tersebut, dirayakan pada Rabu (20/9/17), dengan melakukan panen bersama. Hadir pada kesempatan itu Wakil Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, Forpimda Kabupaten Purbalingga, wakil dari Petrokimia Gresik, PT Jasindo Cab. Purwokerto, PT BRI, Pimpinan Bulog Divre Banyumas, dan BPTP Jawa Tengah.

Dyah Hayuning Pratiwi mengatakan bahwa areal panen padi sawah di Purbalingga seluas 39.882 hektar, dengan produksi rata-rata 6,2 ton per hektar. Sedangkan produksi rata-rata di desa Sempor Lor sendiri sebesar 6,6 ton per hektar. Angka tersebut masih bisa ditingkatkan lagi jika budidaya padi dikelola dengan baik. “Oleh sebab itu, kenaikan produksi sebesar 1,7 ton per hektar merupakan sesuatu yang menggembirakan. Dan ke depan harus lebih ditingkatkan lagi,” ujarnya. Kenaikan produksi padi tersebut diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan petani.

Menurut Maksum, petani pemilik lahan yang dijadikan lokasi demplot, sebelumnya panen padi di sawahnya tidak pernah di atas 7 ton. Petani yang tergabung dalam Kelompok Tani “Sri Rejeki II” itu mengakui, mendapat panen 6,5 ton per hektar saja dia sudah disyukurinya. “Sebelumnya tidak pernah dapat lebih dari 7 ton, setelah ikut program demplot GP3K, bisa meningkat hampir 2 ton per hektar. Alhamdulillah,” ujarnya. Lebih lanjut Maksum menjelaskan, peningkatan panen padi di lahannya karena peran pemupukan berimbang. “Saya mengaplikasikan 500 kg Petroganik, 200 kg PHONSKA, 100 kg PHONSKA Plus, dan 100 kg Urea,” jelasnya.

Menurut GM Pemasaran dan Logistik Kadek K. Laksana, keberhasilan demplot padi yang dilaksanakan di Desa Sempor Lor tersebut tidak lepas dari  peran berbagai pihak. Termasuk dukungan PT Jasindo dengan program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Untuk pengawalan, dipercayakan kepada Dinas Pertanian dan BPP Kecamatan di Kabupaten Purbalingga.

“Target program ini (GP3K) di Purbalingga, sebanyak 8.100 Ha di 10 Kecamatan. Secara keseluruhan telah tercapai 7.401,77 Ha atau 91% dan semuanya telah terbit polis AUTP,” jelasnya. Kadek mengungkapkan, khusus untuk Kecamatan Kaligondang luasan arealnya mencapai 812,43 Ha. Melalui GP3, Petrokimia Gresik ikut mendukung program pemerintah dalam upaya mencapai swasembada pangan. (Saeful H. Rijaludin).

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *