Pemupukan Berimbang pada Jagung di Sumatera Barat Berhasil Tingkatkan Hasil Panen

Untuk meningkatkan  target luas  tanam dan target produksi jagung, Pemerintah Provinsi Sumatra Barat melaksanakan panen jagung serentak. Kegiatan yang digagas oleh Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Provinsi Sumatra Barat tersebut, dilaksanakan pada Rabu (11/10/17). Lokasi panen di Kampung Pelangai Kaciak Hilir, Nagari Palangai Kaciak, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan.

Acara tersebut dihadiri oleh Anggota Komisi IV DPR RI Hermanto, Kepala Distanhorbun Provinsi Sumatra Barat Candra, Kepala BPTP Provinsi Sumatera Barat Candra Indrawanto, dan Bupati Pesisir Selatan Hendra Joni. Dalam sambutannya Anggota Komisi IV DPR RI Hermanto mengatakan, dia memberikan dukungan pada program ini, karena bertujuan untuk menyejahterakan petani.

“Tidak hanya berhenti di wilayah ini saja, tapi juga untuk daerah lainnya juga perlu dikembangkan. Selain itu harga jual komoditas jagung harus bisa dijaga agar tidak jatuh, sehingga kesejahteraan petani bisa meningkat,” ujarnya. Herman meminta agar semua Provinsi di Indonesia harus berkontribusi dalam program khusus Padi, Jagung, Kedelai (Pajale). Sebab program khusus tersebut diyakini bisa memenuhi kebutuhan pokok masyarakat secara nasional.

Pada kesempatan yang sama Kepala Distanhorbun Provinsi Sumatra Barat Candra mengucapkan terima kasih pada Petrokimia Gresik. “Sebagai produsen pupuk yang mendukung ketersediaan pupuk di Provinsi Sumatera Barat, kami mengapresiasinya. Dengan pemupukan berimbang sesuai spesifikasi lokasi, terbukti mampu meningkatkan produksi panen jagung,” jelasnya.

Tanaman jagung di lahan milik Kelompok Tani “Tunas Muda” tersebut dipupuk dengan Petroganik, PHONSKA, dan urea. Menurut Darlis, penyuluh pertanian di wilayah tersebut, Petroganik diberikan setelah olah lahan. Disusul dengan memberikan PHONSKA dan Urea, yang diberikan secara bertahap. “Dari hasil ubinan diperoleh 10,3 ton per hektar. Dibanding yang sebelumnya, terjadi peningkatan sebesar 3 ton per hektar,” papar Darlis. (Hery Purnomo)

You May Also Like

One thought on “Pemupukan Berimbang pada Jagung di Sumatera Barat Berhasil Tingkatkan Hasil Panen

  1. Diwilayah saya sumbawa NTB hasil panen jagung perhektar mencapai 12ton. Tidak lepas dari perawatan dan penggunaan pupuk urea dan organik. Yang campurannya 1:2.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *