, , , ,

Membasmi Jerawat dengan Bunga Pukul Empat

Bunga dengan warna-warni mencolok itu bernama Pukul Empat. Bagi yang lahir dan besar di desa atau sering jalan-jalan di pedesaan, pasti tidak asing dengan bunga eksotik ini. Dinamakan Pukul Empat, karena bunganya mekar saat pukul empat sore. Ada banyak nama yang diberikan pada bunga ini, Marvel of Peru, Bunga Ashar, Tegerat, dan Kembang Pagi Sore. Di Sulawesi disebut Pukul Amppa, Turaga, Bodoko Sina, dan Bunga paragi. Di Maluku dinamakan Kupa Oras dan Cako Raha. Sedangkan nama ilmiahnya adalah Mirabilis Jalapa.

Bunga ini mekar pada sore hari karena adanya rangsangan cahaya, gerakan ini dinamakan dengan fotonasti. Bunga Pukul Empat termasuk dalam kelas Dicotyledones, tumbuhan yang mempunyai biji keping dua, mempunyai kelopak dengan kelipatan 4 sampai 5, serta urat daun yang menjari. Selain sebagai tanaman hias, bunga ini juga berfungsi  sebagai pembatas pagar. Kita bisa menjumpainya di dataran rendah maupun perbukitan yang banyak mendapat sinar matahari.

Ada beberapa varian warna dari bunga yang berasal dari Amerika Selatan ini. Yang banyak dijumpai di Indonesia adalah warna  merah, merah muda, putih dan kuning.  Batang bunganya termasuk  batang basah dengan tinggi mencapai 20–80 cm. Daunnya berbentuk jantung berwarna hijau dengan panjang mencapai 2–11 cm, dan lebar 8 mm-7 cm. Pangkal daun membulat dengan ujung runcing serta bertepi rata. Tangkai daunn mempunyai panjang lebih kurang 6 cm. Bentuk bunganya serupa terompet, dan mengeluarkan aroma wangi ketika mekar.

Meskipun  banyak masyarakat Indonesia yang sudah  mengenal bunga Pukul Empat, tapi masih belum banyak yang tahu manfaat bunga ini. Bunga Pukul Empat ternyata bisa digunakan untuk mengobati jerawat secara alami. Caranya adalah dengan mengumpulkan zat tepung yang terdapat dalam bunga, kemudian campur dengan air hingga membentuk pasta. Oleskan pada wajah secara merata sebelum tidur pada malam hari, niscaya jerawat hilang dan kulit menjadi bersih kembali..

Selain itu bunga Pukul Empat  bermanfaat menyembuhkan beberapa penyakit. Di antaranya adalah disentri, memar, luka koreng, eksim, keputihan, dan mematangkan bisul. Untuk pematangan bisul, cuci akarnya yang masih segar dan buang kulitnya. Tambahkan gula enau sambil digiling halus, kemudian bubuhkan pada bisul. Setelah itu dibalut. Disarankan agar balut diganti  sebanyak 2 kali sehari.

Untuk mengobati disentri, siapkan 30 gram daun Patikan Kebo (Euphorbia hirta L.) dan 45 gram akar kembang Pukul Empat. Rebus keduanya bersama 500 ml air, hingga tersisa setengahnya. Setelah air disaring,  lalu diminum secara rutin setiap hari hingga sembuh.

Di samping itu bunga ini juga bisa untuk menyembuhkan memar, luka koreng, dan eksim. Caranya dengan menumbuk bunganya, kemudian tempelkan pada bagian kulit yang bermasalah. Cara lainnya adalah dengan mencuci luka menggunakan air rebusan dari daun tanaman ini.

Sedangkan untuk mengobati keputihan, jemur akar tanaman ini sampai kering. Ambil 30 gram akar yang suda kering tersebut, lalu direbus dengan 4 gelas air. Biarkan mendidih dan tersisa hingga 2 gelas. Setelah rebusan tersebut dingin, minum pada pagi dan sore hari masing-masing satu gelas. (SP)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *