, , , , , ,

Chili Pow Sambal Serbuk Penggugah Selera

(foto: Dadang Subianto)

Sambal serbuk dalam kemasan botol plastik kecil itu dipajang di rak khusus produk olahan. Warna merahnya, menggoda lidah  para penggemar makanan pedas. Namanya Chili Pow, satu dari sekian merk sambal serbuk yang diproduksi di Indonesia. Sekilas sambal kering ini tidak istimewa, seperti sambal bubuk lainnya. Tapi ketika kita perhatikan kemasannya, sambal ini diproduksi Petrokimia Gresik. Pabrik pupuk terlengkap dan terbesar di Asia Tenggara ini ternyata memproduksi sambal. Sepertinya tidak ada kaitan antara pupuk dengan sambal, tapi ternyata berkaitan juga. Sebab selain memproduksi pupuk dan produk kimia lainnya, Petrokimia Gresik juga punya produk pengembangan dan produk olahan. Hal ini disampaikan oleh Iwan Dhaniarso, GM Riset Petrokimia Gresik.

“Chili Pow merupakan salah satu produk olahan kami. Bahannya dari hasil pemilahan cabai dari proses pembuatan Petro Chili,” jelas Iwan. Petro Chili merupakan benih cabai berkualitas yang diproduksi Petrokimia Gresik sejak tahun 2013. Jumlah hasil pemilahan tersebut cukup banyak, sekitar 98 % dari keseluruhan bahan cabai. Karena proses pemilihan cabai untuk benih Petro Chili sangat ketat. “Biasanya kami hanya menggunakan   2 % dari keseluruhan cabai untuk dijadikan benih Petro Chili,” papar Iwan.

Sambal serbuk ini mulai diproduksi pada pertengahan  2015. Tepatnya setelah 2 tahun semenjak diproduksinya Petro Chili. Selama ini sisa cabai yang tidak memenuhi kriteria untuk benih Petro Chili, masih belum dimanfaatkan dengan baik. Sampai muncul gagasan untuk menjadikan produk yang punya nilai jual. “Idenya dari anak-anak muda di Departemen Riset dan PHT.  Ketika melihat banyaknya cabai yang tidak termanfaatkan, tangan mereka gatal untuk mengolahnya,” terang Iwan.

Anak-anak muda melihat peluang bisnis dari hasil pemilahan cabai tersebut.  Selain itu, jika bisa dijadikan sambal serbuk yang tahan lama, bisa menjadi salah satu cara mengatasi paceklik cabai yang sering terjadi. “Pembuatannya relatif mudah dan tidak membutuhkan telnologi tinggi,” ujar Gita Bina, salah satu penggagas pembuatan Chili Pow.  Setelah kulit cabai merah dikeringkan, kemudian ditumbuk hingga halus. Untuk menambah tingkat kepedasan, ditambahkan cabe rawit kering serbuk dan beberapa bumbu untuk menyedapkan rasa sambal.

Penerimaan konsumen terhadap Chili Pow semakin baik, omsetnya dari tahun ke tahun terus meningkat. Mulai awal tahun 2016 hingga Juli 2017, penjualannya meningkat hampir 3 kali lipat. “Hanya saja produksi kita masih belum banyak, makanya hanya bisa kita jual di Petro Mart Gresik. Nanti jika produksinya sudah bisa ditingkatkan, akan kita jual di seluruh Petro Mart di Indonesia. Selain itu juga akan kita pajang di gerai-gerai yang menjual oleh-oleh di berbagai daerah,” ungkap Iwan Dhaniarso. Tingginya minat konsumen pada Chili Pow, karena proses pembuatannya sangat higienis dan tanpa bahan pengawet. Chili Pow cocok untuk berbagai makanan berkuah, seperti; bakso, mie kuah, soto, atau bisa juga untuk gorengan. (Made Wirya)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *