, , , , , , , ,

Pengiriman Perdana Pupuk Bersubsidi ke Kepulauan Mentawai untuk Tingkatkan Hasil Panen

Para petani di Kabupaten Kepulauan Mentawai, tidak pernah menikmati subsidi pupuk dari pemerintah. Hal ini disebabkan karena banyak petani belum bergabung dengan kelompok tani, sehingga tidak bisa menyusun RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok). Padahal salah satu syarat mendapatkan pupuk subsidi adalah dengan mengisi RDKK. Selama ini petani di kabupaten tersebut bercocok tanam dengan tanpa pemupukan. Tidak heran jika hasil panennya terbilang masih rendah.  Menurut data dari Distanbun Kabupaten Kepulauan Mentawai, rata-rata panen padi hanya 4,2 ton per hektar.

Seremonial pengiriman pupuk subsidi perdana di Kabupaten Mentawai dilakukan pada Selasa (14/11/17). Dalam sambutannya Wakil Bupati Kepulauan Mentawai Kortanius Sabeleake mengatakan, hari itu merupakan peristiwa penting bagi masyarakat di kabupaten tersebut. “Pupuk bersubsidi yang selama ini tidak pernah dinikmati oleh petani di Kabupaten Kepulauan Mentawai, sekarang sudah tersedia. Pupuk tersebut sudah bisa didapatkan di kios-kios resmi yang ditunjuk,” ujarnya.

Dengan telah tersedianya pupuk bersubsidi, Kortanius berpesan agar  Distanbun Kabupaten Kepulauan Mentawai dan para petani bisa meningkatkan hasil panen. Dia juga berharap para PPL (Petugas Penyuluh Lapangan), segera mensosialisasikan aplikasi pupuk sesuai fase pertumbuhan vegetatif dan generatif kepada petani. Sebab  para petani sama sekali belum pernah mengaplikasikannya pada komoditas yang ditanam,  seperti padi dan jagung.

Dalam kesempatan tersebut, Kortanius menyampaikan ucapan terima kasih kepada Petrokimia Gresik beserta jaringan distribusinya.  Yang sudah berupaya agar pupuk bersubsidi bisa menjangkau petani di wilayahnya. Mengenai pupuk abal-abal yang tidak berkode SNI, Kortanius melarang keras masuk ke Kepulauan Mentawai. Sebab jika diaplikasikan, pupuk tersebut tidak berpengaruh pada pertumbuhan tanaman, dan dampaknya bisa merugikan petani.

Menurut Manager Penjualan Retail Wilayah II Petrokimia Gresik, Joko Margono, pihaknya sudah mengirimkan 5 ton PHONSKA dan 3 ton Petroganik ke Kabupaten Kepulauan Mentawai. “Pada penyaluran perdana, kita baru mengirim ke Pulau Sipora, untuk daerah lainnya segera menyusul,” jelasnya.  Joko mengungkapkan, total alokasi pupuk bersubsidi di Kabupaten Kepulauan Mentawai sebesar 575 ton.  (Herry Purnomo)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *