Meningkatkan Produksi Kakao dengan Teknik Sambung Samping

Meningkatkan Produksi Kakao dengan Teknik Sambung Samping

Kakao adalah tanaman yang berbunga berdasarkan perubahan iklim. Kakao hibrida mulai berbunga sekitar 30 bulan setelah ditanam, sedangkan kakao klonal hanya 15-24 bulan. Produksi puncak tercapai pada saat pohon berumur 4-5 tahun dan dapat bertahan selama 20 atau bahkan 30 tahun, jika dikelola dengan baik. Pada akhir musim hujan (Maret), kakao memroduksi tunas daun baru atau flush, dan pada April-Juli adalah masa pembentukan bunga. Bunga yang sudah terserbuki akan berkembang menjadi buah dewasa setelah 5-6 bulan. Panen utama berlangsung selama Oktober-Januari, di mana 60% panen dalam setahun dihasilkan pada periode ini. Pertumbuhan flush kedua yang diikuti oleh pertumbuhan bunga, terjadi pada saat awal musim hujan pada November. Sehingga pemanenan dilakukan pada April sampai Juli.

Tanaman kakao yang sudah cukup tua terkadang susah untuk berproduksi, atau berproduksi tetapi produksinya turun drastis. Untuk mengatasinya, tanaman kakao harus direhabilitasi. Salah satu cara merehabilitasinya adalah dengan melalui melalui teknik sambung samping. Teknik sambung samping pada tanaman kakao merupakan salah satu teknik peremajaan tanaman kakao yang sudah berumur lanjut (± 18 tahun). Teknik ini menggunakan batang atas (entris) dari kakao klon unggul, yang kemudian di sambungkan pada batang tanaman kakao. Tujuan dari penyambungan ini adalah untuk menghasilkan tanaman baru yang lebih produktif. Selain itu dengan rehabilitasi kakao bisa lebih toleran pada penyakit pembuluh kayu (VSD).

Rehabilitasi tanaman kakao tidak begitu sulit, hanya dengan teknologi yang sederhana. Perlalatan yang dibutuhkan; gunting pangkas, pisau okulasi, tali rafia dan plastik sungkup. Sambung samping tanaman kakao adalah teknik menyambungkan batang atas (entres) yang diperoleh dari tanaman induk unggul ke batang bawah tanaman kakao yang memiliki produktivitas rendah. Dengan sambung samping produksi tanaman kakao yang sebelumnya rendah, bisa meningkat signifikan. Sambung samping juga dapat memperbaiki produktivitas kebun kakao tanpa harus melakukan pembongkaran dan replanting terhadap tanaman yang sudah ada.

Langkah awal adalah memilih entres yang berasal dari cabang buah (plagiotroph) dan dari klon kakao unggul (produktivitas tinggi dan tahan terhadap hama dan penyakit). Pilihlah entres yang berwarna hijau kecoklatan dan sehat (tidak terserang VSD atau hama/penyakit lainnya). Langkah berikutnya adalah membuat jendela sayatan vertikal selebar diameter entres yang akan disambung. Menyiapkan entres sebanyak 2-3 mata tunas, dengan menyayat miring pada salah satu sisinya. Sisipkan entres pada kulit batang bawah yang dibuka, dengan sisi yang disayat bertautan dengan kambium. Setelah itu entres segera disungkup dan diikat dengan kencang. Sungkup baru dibuka setelah 21 hari, ketika sudah mulai bertunas. Langkah berikutnya adalah memotong cabang utama, atau penyieingan di atas sambungan. Hal ini perlu dilakukan agar tunas mendapat cukup sinar matahari. (sumber: Puslitkoka)

 

 

 

 

 

 

 

 

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *