, ,

Jamur Kancing Berkhasiat Mencegah Kanker dan Mengatasi Flu

Jamur Kancing Berkhasiat Mencegah Kanker dan Mengatasi Flu

Jamur kancing (Agaricus bisporus) atau Champignon, adalah jamur pangan berbentuk bulat mirip kancing dan berwarna putih. Menurut Dr Michael Murray dan Dr Joseph Pizzorno, penulis “The Encyclopedia of Healing Foods”, orang-orang Mesir kuno percaya bahwa spesies jamur ini merupakan kunci keabadian. Tidak hanya di Mesir, di daratan Cina pada masa lalu, jamur kancing merupakan makanan raja. Sementara di Roma kuno, jamur ini dipercaya menjadi salah satu makanan kesukaan para dewa. Budidaya jamur kancing di Perancis dimulai pada awal abad ke 17 Masehi, dengan menggunakan terowongan bawah tanah yang gelap di bawah Paris.

Menurut Maryono Budi Harjono, Deputy Direktur PT Eka Timur Raya, salah satu produsen jamur kancing di Indonesia, jamur ini paling banyak dibudidayakan di dunia. Budidaya secara modern banyak ditemui di Eropa, Amerika Utara, Amerika Latin dan Cina. Di negara-negara tersebut, jamur kancing dikonsumsi oleh masyarakat sebagai makanan sehari-hari. “Masyarakat Eropa mengonsumsi Champignon seperti kita mengonsumsi tempe, jadi sudah menjadi menu keseharian,” katanya. Di Eropa dan Amerika jamur kancing dikonsumsi dalam berbagai ragam menu masakan, seperti omelet, pizza, dan berbagai olahan makanan lainnya. Di Indonesia, jamur kancing mulai dibudidayakan secara komersial sejak tahun 1977, dan puncaknya dibudidayakan secara besar-besaran pada 1991.

Menurut penelitian jamur kancing yang masih segar bebas dari lemak, bebas sodium, serta kaya vitamin dan mineral, seperti vitamin B dan potasium. Lima buah jamur ini dalam ukuran sedang setara dengan 20 kalori, sehingga aman dan cocok sebagai makanan kesehatan dan diet. Selain itu, juga mengandung sangat sedikit sodium, dimana 8-10 % dari komponen kering jamur adalah serat. Karena itu, makanan ini sangat ideal bagi orang yang sedang mengikuti program diet untuk mengontrol hipertensi.

Jamur kancing juga kaya akan riboflamin, niacin, dan selenium. Selenium merupakan antioksidan yang bekerja dengan vitamin E untuk melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Kandungan selenium dalam jamur juga membantu mencegah kanker prostat. Dengan kandungan komponen yang berfungsi menghambat aktivitas aromatase dan 5-alpha-reductase, jamur kancing berperan untuk mencegah kanker payudara. Di Jepang dan Cina, jamur ini sudah digunakan selama berabad-abad untuk mengatasi demam dan flu. (Made Wirya, dari berbagai sumber)

 

 

 

 

 

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *