, , , , , ,

Strategi Ali Maskur, Pemilik Kios dengan Penjualan PHONSKA Plus Tertinggi di Banyuwangi

Meskipun pada awalnya agak kesulitan menjual PHONSKA Plus, karena terhitung sebagai produk baru,  Ali Maskur tidak menyerah begitu saja. Pemilik UD Sumber Rahayu, yang tinggal di Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangunrejo, Banyuwangi ini mulai merancang strategi. Ali percaya, nama Petrokimia Gresik dengan berbagai produknya sudah dikenal oleh petani, khususnya PHONSKA (NPK subsidi). “Hal ini membuat saya optimis PHONSKA Plus akan diminati oleh konsumen, mengingat pupuk ini ada tambahan 9 % S dan 2.000 ppm Zink,” jelasnya.

Ali juga sudah mendapatkan data tentang hasil uji aplikasi dan efektivitas PHONSKA Plus pada berbagai lokasi di Indonesia. Data tersebut mengungkapkan tentang  keberhasilan pupuk tersebut, dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil panen berbagai komoditas. “Langkah pertama, menyasar petani-petani horti yang cukup berhasil di wilayah saya. Tentu saja saya memilih petani yang kredibel. Mereka mendapat kesempatan untuk menebus PHONSKA Plus dengan skema yarnen (bayar panen),” papar alumnus Universitas Muhammadiyah Malang ini.

Setelah  PHONSKA Plus diaplikasikan dan menampakkan hasilnya,   banyak petani lain yang tertarik. Dengan tanpa promosi yang ‘ribet’,  mulai banyak petani menanyakan PHONSKA Plus ke kios Ali. “Mayoritas petani yang sudah membeli, melakukan ‘repeat order’. Sedangkan petani yang sebelumnya belum mengaplikasikan PHONSKA Plus, mulai melirik dan membandingkan dengan NPK merk lain,” akunya.

Melihat gejala meningkatnya permintaan dari konsumen, lelaki kelahiran 9 September 1984 ini menargetkan stok minimal di kiosnya sebanyak 1 ton. Hal ini dimaksudkan agar petani yang sudah tertarik dan datang untuk membeli PHONSKA Plus, tidak kecewa ketika barang tidak ada di kios. “Di samping itu dengan banyaknya stok di kios, konsumen menjadi yakin ketersediaan pupuk ini tidak bermasalah. Dan ketika mereka membutuhkan lagi, tidak mencarinya di tempat lain,” terang Ali.

Dengan strategi tersebut, bapak dua anak ini mulai memetik hasilnya. Dari semula hanya menebus 2 ton pada akhir tahun 2016, dan hanya terjual 200 kg, penjualan PHONSKA Plus di kiosnya terus meningkat dari bulan ke bulan. Peningkatan paling signifikan, kata Ali, mulai terjadi pada pertengahan 2017.

Menurut Ali, peningkatan angka penjualan tersebut juga dipengaruhi oleh semakin menipisnya jumlah  pupuk NPK subsidi di wilayahnya. Hall ini disebabkan karena alokasi yang terbatas, sehingga petani akhirnya memilih PHONSKA Plus. Selain kualitasnya  sudah terbukti,  dari sisi harga lebih murah dibanding dengan NPK impor. “Konsumen di sini kebanyakan adalah petani buah naga, jeruk, dan beberapa diantaranya menanam cabai. Mereka mempunyai daya beli yang cukup kuat,” jelasnya.

UD Sumber Rahayu akhirnya mendapatkan penghargaan dari Petrokimia Gresik, sebagai kios dengan penjualan PHONSKA Plus tertinggi di Banyuwangi untuk tahun 2017. Ali Maskur berhasil menjual 180 ton PHONSKA Plus, dan berhak menerima piagam serta hadiah berupa kulkas 2 pintu. Mengenai penghargaan tersebut, suami dari Ifa Ika ini mengaku tidak menyangka. Apalagi baru diberitahu oleh panitia 2 hari menjelang penyerahan penghargaan.

“Penghargaan tersebut saya terima saat Petrokimia Gresik menggelar acara “Gebyar PHONSKA Plus” di Lapangan Brawijaya, di Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Tentu saja kaget, kan dari semula saya hanya berpikir bagaimana cara menjualnya. Jika akhirnya mendapatkan penghargaan sebagai kios dengan penjualan tertinggi, saya hanya bisa mengucapkan Alhamdulillah,” ujarnya merendah. (Made Wirya)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *