, , , , ,

Demplot di Biromaru, Salah Satu Strategi Tingkatkan Penjualan PHONSKA Plus

sahabatpetani.com – Demplot PHONSKA Plus untuk komoditas semangka di Desa Mpanau, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, merupakan salah satu demplot yang dilakukan  PT Gresik Cipta Sejahtera (GCS). Panen semangka di lahan seluas hampir satu hektar milik Boimin itu, memang terhitung luar biasa di Kabupaten Sigi. Produksinya bisa mencapai 25 ton per hektar, biasanya hanya menghasilkan antara 18 hingga 20 ton per hektar.

Bermula dari rencana GCS, salah satu distributor resmi Petrokimia Gresik, untuk melakukan promosi PHONSKA Plus di Provinsi Sulawesi Tengah. Menurut Awang Djohan Bachtiar, Direktur Komersil GCS, promosi tersebut bertujuan untuk meningkatkan serapan PHONSKA Plus di provinsi tersebut. Mengingat pupuk NPK peroduksi PT Petrokimka Gresik yang mengandung 9 % Sulfur dan 2.000 ppm Zink tersebut, merupakan produk yang relatif baru.

“Data yang kami peroleh, potensi hortikultura di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, ada di tiga kecamatan; Palolo, Biromaru, dan Kecamatan Marawola. Dari tiga kecamatan tersebut, kami memilih Kecamatan Biromaru sebagai lokasi pertama untuk demplot,” jelas Awang. Pertimbangannya di kecamatan tersebut ada beberapa petani horti yang sukses, salah satunya adalah Boimin.

“Nantinya kami juga akan melakukan beberapa demplot lagi di kecamatan-kecamatan lain, untuk berbagai komoditas. Tidak hanya horti, tapi juga untuk tanaman pangan,” paparnya. Menurut suami dari Susianty ini, demplot merupakan salah satu bentuk promosi yang masih efektif untuk menarik perhatian konsumen. Sebab ketika hasil panennya bagus, petani lain bisa melihat sendiri efektivitas PHONSKA Plus dalam meningkatkan produksi panen.

Hal tersebut, menurut Awang, tentu saja perlu dilakukan panen bersama dengan mengundang petani di kecamatan tempat demplot dilakukan. “Dengan mengundang banyak petani dari berbagai desa, dan mereka diperlihatkan hasil panennya, diharapkan mereka akan semakin yakin dengan PHONSKA Plus,” terang bapak dua anak ini.

Seremonial panen bersama demplot semangka di lahan Boiman pada tanggal Jumat (20/4) beberapa hari yang lalu, memang cukup berdampak. Beberapa petani yang hadir  berdecak kagum ketika melihat langsung hasil panen semangka tersebut. Beberapa di antaranya menanyakan kepada petugas lapangan, baik dari PT Petrokimia Gresik, maupun GCS.

“Saya juga menanam semangka, tapi selama ini menggunakan pupuk NPK impor. Setelah saya tanya harganya tadi, ternyata PHONSKA Plus lebih murah dibandingkan produk impor. Melihat hasil panen yang tidak kalah, musim tanam berikutnya saya mempertimbangkan untuk membeli PHONSKA Plus,” ujar Nur Abas, salah satu petani yang hadir dalam  seremonial panen bersama. (Made Wirya)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *