, , ,

Taoge, Sayur dengan Banyak Manfaat

Taoge atau kecambah, ada juga yang menyebutnya toge, sangat akrab dengan lidah masyarakat Indonesia. Harganya relatif murah dan rasanya cukup nikmat, apalagi jika disajikan dengan bumbu masakan yang pas. Ada berbagai jenis makanan yang menggunakan taoge. Mulai dari soto, rawon, mie, pastel, lumpia, gado-gado, rujak cingur, hingga lontong balap.

Secara umum  taoge merujuk pada kecambah dari biji kacang hijau. Kata “taoge” merupakan serapan dari dialek Hokkian. Dalam istilah Mandarin disebut dengan douya,  harfiah berarti kecambah kacang-kacangan. Sedangkan kecambah dari kacang kedelai disebut dengan soybean sprout.

Kecambah kacang kedelai memiliki karakteristik berupa ukuran yang lebih besar dari taoge, memiliki akar yang lebih panjang dan bentuk lebih ramping, serta berwarna kehijau-hijauan. Rasa dari kecambah jenis ini adalah renyah dan terasa agak pahit apabila disantap mentah-mentah.

Ada lagi kecambah yang juga dikonsumsi oleh manusia, yang berasal dari biji tanaman alfaalfa. Tanaman dari jenis perennial yang berasal dari genus medicago, famili fabaceae. Kecambah alfaalfa rasanya sangat enak dengan tekstur renyah, umumnya sering digunakan untuk menu masakan oriental.

Selama ini taoge dipercaya mempunyai manfaat untuk meningkatkan kesuburan. Hal ini cukup beralasan, mengingat  kandungan vitamin E pada taoge. Vitamin E memang  dapat membantu meningkatkan kesuburan pada pria. Selain itu, vitamin E pada taoge bersifat anti-oksidan untuk melindungi sel-sel telur dari radikal bebas.

Selain manfaat untuk kesuburan bagi pria dan wanita, antioksidan yang terkandung di dalam taoge, membantu memperlambat proses penuaan.  Antioksidan juga mampu menghentikan pembelahan sel-sel kanker.

Kandungan saponin pada taoge mampu memperbaiki sistem pertahanan tubuh, terutama dengan cara meningkatkan aktivitas sel-sel pembuluh darah alami, khususnya limfosit T-sel serta interferon.

Karena bersifat basa, taoge sangat baik untuk menjaga tingkat keasaman lambung serta membantu pencernaan. Selain itu, kandungan seratnya dapat dengan mudah meningkatkan kontraksi saluran pencernaan, serta memperlancar buang air besar.

Orang-orang yang beresiko terserang stroke dan serangan jantung karena naiknya kadar lemak dalam darah, dianjurkan untuk mengkonsumsi tauge banyak-banyak. Tauge akan melawan kolesterol jahat tanpa mengganggu lemak baik (HDL).

Bagi yang memiliki kelebihan berat badan, disarankan untuk mengkonsumsi taoge. Sebab taoge  tidak mengandung banyak lemak. Satu mangkuk tauge hijau, hanya mengandung 0,11 gram lemak. Selain diet rendah lemak, tauge juga dapat mengurangi kemungkinan diabetes melitus (DM).

Selain itu taoge juga bisa mengatasi anemia, sembelit, menjaga kesehatan rambut dan kuku, menjaga kesehatan hati, mengatasi stres dan kelelahan. Taoge juga bisa mencegah serangan stroke dan jantung, dan mencegah osteoporosis.

Meskipun mempumyai banyak manfaat, tapi harus berhati-hati dalam mengkonsumsi taoge. Lebih-lebih jika kita mengkonsumsi taoge dengan proses pembuatan yang kurang higienis. Jika prosesnya kurang higienis, taoge berpotensi mengandung bakteri salmonella.

Infeksi yang disebabkan oleh bakteri salmonella, bisa menimbulkan gejala sakit perut, diare, sakit kepala, pusing, muntah, dan demam. Selain itu, ada pula risiko taoge terkena bakteri eschericia coli yang juga dapat menyebabkan infeksi.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, sebelum mengkonsumsi taoge, disarankan untul mencium aromanya terlebih dahulu. Hindari mengkonsumsi taoge dengan bau yang tidak sedap.

Tauge yang masih segar sebaiknya dicuci terlebih dulu, dan  segera dimasukan ke dalam kulkas apabila tidak langsung dimasak. Sebaiknya menghindari untuk mengkonsumsi taoge mentah. Masak taoge di dalam air mendidih, hingga benar-benar matang. (SP)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *