Perjamuan Makan Malam, Pertemuan Teknis, dan Pembekalan Pembuatan Buku JPM 2 Berlangsung meriah dan Penuh Keakraban.

sahabatpetani.com – Perjamuan makan malam untuk menyambut peserta Jambore Petani Muda 2 (JPM 2)  pada pada Rabu (18/7) di Wisma Kebomas, berlangsung dengan penuh keakraban.  Sekitar lebih dari 70 undangan hadir memenuhi kursi yang disediakan panitia. Empat puluh dua siswa dan 21 guru pembimbing larut dalam suasana gembira.

Hadir dalam acara tersebut, GM Pemasaran dan Logistik Wismo Budiono dan Manager Promosi dan Perencanaan Pemasaran Junianto Simaremare. Mereka berdua tampak duduk semeja dengan Shofyan Adi Cahyono, pemilik Sayur Organik Merbabu (SOM), yang menjadi salah satu anggota dewan juri.

Dalam sambutannhya Wismo Budiono menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada segenap undangan yang hadir, utamanya pada para peserta yang datang dari berbagai penjuru Indonesia.

“Semoga niat baik PT Petrokimia Gresik untuk ikut serta membantu pemerintah dalam regenerasi bertani, bisa mendapatkan respon positif dari para siswa SMK dan guru yang mengikuti acara ini,” ujarnya. Lebih lanjut Wismo mengatakan bahwa acara JPM 2 ini merupakan rangkaian dari peringatan HUT PT Petrokimia Gresik yang ke 46.

Dengan adanya JPM 2 ini, Wismo berharap para peserta mendapatkan ilmu dan pengalaman baru, baik dari nara sumber yang dihadirkan panitia, maupun dari sesama peserta. “Yang tidak kalah pentingnya adalah, dengan acara ini anak-anak muda yang ikut JPM 2, bisa memahami bahwa petani bisa menjadi profesi mulia yang menyejahterakan,” jelasnya.

Mengenai tujuan dari jamuan makan malam ini, Junianto Simaremare menjelaskan bahwa selain sebagai bentuk ucapan selamat datang. Dalam perjamun ini para peserta dan panitia, atau antar peserta bisa saling kenal.

“Para peserta punya kesempatan menambah teman untuk membangun  jaringan sesama SMK Pertanian di Indonesia. Siapa tahu kelak setelah mereka lulus dan membangun usaha tani, bisa saling mendukung dalam budidaya dan pemasaran hasil panennya,” terangnya.

Sebelum  perjamuan makan malam, peserta yang datang secara bergelombang mulai pukul 14.00 WIB itu, mengikuti pertemuan teknis (technical meeting) di ruang makan Mess Puri II, Jl. Kopi. Sebagian peserta lainnya  mendapatkan pembekalan dalam rangka pembuatan buku “Jambore Petani Muda 2”, di mushola Mess Puri 2.

Pertemuan teknis (technical meeting) di ruang makan Mess Puri II (foto: Made Wirya)

Diskusi pada pertemuan teknis berlangsung dengan lancar. Rata-rata para peserta dan guru pembimbing merasa puas dengan aturan main yang ditetapkan panitia. Menurut Sudarman, guru pendamping dari SMKN 1 Kedawung, Sragen, panitia menjelaskan dengan gamblang aturan mainnya.

Ketika ditanya bagaimana fasilitas yang disediakan panitia, Sudarman menyampaikan bahwa dia dan rekan sesama peserta merapa puas. “Semua disiapkan panitia,  transport mulai dari rumah sampai ke Gresik. Makanan dan penginapan yang kami dapatkan sangat layak,” katanya sambil tersenyum.

Hal senada juga disampaikan oleh Resvathi, guru pembimbing dari SMK PP Negeri Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Dia memahami dengan baik penjelasan tatatertib yang disampaikan panitia.

“Saya tinggal mempersiapkan untuk presentasi besok tanggal 19 Juli. Mereka juga sudah saya latih untuk manajemen waktu, agar tidak melewati batas waktu yang disediakan panitia,” harapnya.

Mardiluhung sedang memberikan pembekalan untuk pembuatan buku. (foto: Made Wirya)

Mengenai pembekalan peserta berkaitan dengan pembuatan buku “Jambore Petani Muda 2”, pantia dibantu oleh Mardiluhung dang Aji Ramadhan. Dua orang tersebut merupakan sastrawan  yang karya-karyanya banyak dimuat di berbagai media nasional, seperti KOMPAS dan Koran Tempo.

Beberapa peserta yang mengikuti pembekalan tampak antusias. Setelah mendengar penjelasan dari panitia dan dua sastrawan tersebut, mereka bertekad  akan menuliskan pengalaman mereka.

Yani Sagita, peserta dari SMKN 2 Lubuk Pasung menyampaikan ketertarikannya untuk menulis tentang pengalaman perjalanan menuju ke Gresik. “Saya juga akan menulis tentang keingintahuan saya tentang produk-produk PT Petrokimia Gresik yang dipajang di lobby Wisma Kebomas,” janjinya.

Demikian juga dengan Deli Maelina, peserta dari SMKN 1 Losarang, Indramayu. Dia ingin menulis tentang pengetahuan yang didapatkan selama aktivitasnya sebagai peserta JPM 2. “Saya berencana akan melakukan wawancara dengan nara sumber, juga berdiskusi dengan sesama peserta,” ujarnya.

Fahrur Rozi, dari SMKN Sakra, Lombok Gtimur, yang semula ragu-ragu, akhirnya berjanji akan menuliskan pengalamannya naik pesawat, dari mulai dari Bandara Praya hingga Juanda.

“Seumur-umur, baru pertamakali ini saya naik pesawat. Tentu saja hal ini berkat acara JPM 2. Saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Petrokimia Gresik,” ucapnya. Dia berharap bisa meraih juara 1, sehingga bisa membuat banga orang tua dan sekolahnya. (SP)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *