Dengan Mutu yang Konsisten, Kepercayaan Petani dan Serapan Pupuk Petroganik Bisa Meningkat

Pernyataan tersebut dilontarkan oleh Ketua Balittan Dr. Husnain ketika menyampaikan materi tentang kualitas dan syarat mutu pupuk organik dalam Bimbingan Teknik (Bimtek) Peningkatan Kualitas Pupuk Organik di Balai Penelitian Tanah Bogor, pada Selasa (28/8).

Di hadapan peserta yang terdiri dari 183 Mitra Produksi Petroganik, Dr. Husnain menyampaikan bahwa produsen hendaknya membuat produk dengan mutu yang konsisten.

“Jika kita membuat pupuk organik dengan kualitas bagus secara konsisten, saya yakin serapannya bisa meningkat. Dan Bimtek yang kami selenggarakan ini merupakan bentuk tanggung jawab Balai Penelitian Tanah dalam meningkatkan kualitas pupuk, khususnya pupuk subsidi Petroganik,” ujarnya.

Lebih lanjut Dr. Husnain mengungkapkan, Bimtek ini terselenggara berkat kerjasama antara Balai Besar Sumber Daya Lahan Pertanian, Balai Pustaka Kementerian Pertanian, Direktorat Pupuk dan Pestisida, dan PT Petrokimia Gresik.

Dalam sambutannya saat membuka Bimtek,  Direktur Pupuk dan Pestisida Miuhrizal mengatakan bahwa kualitas pupuk subsidi khususnya pupuk organik harus terjaga, karena banyaknya pengawasan dari berbagai pihak.

“Saya mengapresiasi PT Petrokimia Gresik dan PT Pupuk Kujang, sebagai anak perusahaan PT Pupuk Indonesia, karena masih berkomitmen dalam rangka mengelola Mitra Produksi Petroganik. Saya berharap acara seperti ini bisa diadakan secara periodik 1 hingga 2 kali dalam setahun,” ungkapnya.

Acara tersebut dilaksanakan selama 3 hari, mulai  28-30 Agustus 2018. Bimtek pada hari pertama dikhususkan untuk Mitra Produksi Petroganik yang dikelola oleh dua anak perusahaan PT Pupuk Indonesia, PT Petrokimia Gresik dan PT Pupuk Kujang.

Beberapa materi  yang disampaikan pemateri di antaranya adalah  tebntang pemilihan bahan baku, alur proses produksi,  sampling produk, cara penyimpanan dan cara analisa produk.

Dalam kesempatan itu, PT Petrokimia Gresik mengirimkan 165 Mitra Produksi Petroganik. Sedangkan PT Pupuk Kujang mengirimkan 18 Mitra Produksi Petroganik.

Bimtek untuk hari berikutnya, 29-30 Agustus diikuti oleh 250  peserta, terdiri dari para praktisi pertanian dari berbagai daerah di Indonesia. (Iyan Fajri)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *