Kembangkan Desa Wisata di Tabanan, PT Media Distribusi Nasional Studi Banding ke Buncob PG

Delapan orang yang dikoordinir oleh PT Media Distribusi Nasional berkunjung ke PT Petrokimia Gresik (PG) pada Senin (17/9). Tujuan rombongan yang terdiri dari CEO, staf ahli, dan petani ke pabrik pupuk terbesar di Indonesia tersebut, untuk studi banding berkaitan dengan rencana pengembangan desa wisata berbasis agro.

Desa wisata itu terletak di Desa Tabanan, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan. Menurut Retno Wahyuningtias,  CEO PT Media Distribusi Nasional,  dipilihnya PG sebagai tempat studi banding karena perusahaan tersebut memiliki kebun percobaan (buncob) dengan tenaga riset yang mumpuni.

Perempuan yang akrab dipanggil Tyas itu tidak asing  bagi manajemen PG. Sejak tahun 2008 menjadi distributor PG, untuk wilayah Kabupaten Badung, Gianyar, dan Tabanan, dengan bendera PT Karya Andal Sejati. Dia mengakui  kapasitas dan kapabilitas PG dalam teknik budidaya berbagai komoditas pertanian. Sebab selama ini PG  rutin melakukan sosialisasi dan demonstration plot (demplot) beberapa komoditas di berbagai daerah di Indonesia.

“Selain ke PT Petrokimia Gresik, kami juga akan melakukan studi banding ke beberapa balai dan pusat penelitian  komoditas pertanian. Desa Tabanan kami pilih karena mempunyai potensi wisata, dengan alamnya yang indah dan tanah yang subur. Langkah awal yang kami tempuh, dengan menentukan komoditas dan teknik budidaya yang tepat pada lahan di area tersebut,” ungkapnya.

Selama ini, kata Tyas, petani di Desa Tabanan masih melakukan budidaya dengan cara konvensional, dengan berbagai permasalahan yang ada. Dia terpanggil untuk mengajak para petani agar melakukan budidaya dengan cara yang lebih bagus, sehingga panen bisa meningkat, baik kualitas maupun kuantitasnya.

“Saya melihat di buncob milik PT Petrokimia Gresik ini, berbagai komoditas yang ditanam hasilnya bagus, padahal kondisi alamnya panas. Kangkung, labu botol, melon, tomat ceri, dan beberapa tanaman horti, bisa tumbuh subur. Saya sempat mencicipi tomat cerinya, rasanya manis dan segar,” katanya sambil memetik dan mencicipi beberapa tomat ceri, dengan warna merah menggoda itu.

Dengan kondisi alam yang jauh lebih kondusif, Tyas optimis akan bisa mengembangkan pertanian di Desa Tabanan. Selain belum maksimalnya pengetahuan teknis budi daya petani, kendala lainnya adalah macetnya regenerasi petani di desa tersebut. Dari hasil diskusi yang dia lakukan dengan masyarakat  Desa Tabanan, diketahui bahwa anak muda di desa tersebut hampir tidak ada yang meneruskan profesi orang tua mereka.

“Anak-anak mudanya lebih memilih bekerja di sektor lain, seperti pegawai negeri, karyawan swasta, dan  industri pariwisata. Hal ini sangat memprihatinkan, sebab mereka berasal dari daerah agraris dengan potensi pertanian yang luar biasa. Jika tidak ada lagi petani, lantas siapa nantinya yang akan mengelola lahan subur tersebut? Ini lah yang menjadi keprihatinan saya,” paparnya.

Dihubungi secara terpisah, Direktur Pemasaran Meinu Sadariyo menyambut gembira kunjungan rombongan dari Tabanan tersebut. Hal ini selaras dengan arah kebijakan PG, menjadi perusahaan yang tidak hanya berhenti pada memproduksi dan memasarkan produk-produk semata. Tapi PG juga melakukan service after sales, dengan melakukan pendampingan kepada konsumen, dengan tujuan untuk memajukan pertanian di Indonesia.

“Kami berusaha selalu mendukung upaya-upaya untuk mengembangkan  pertanian di Indonesia.  Selain memproduksi berbagai jenis pupuk, baik pupuk organik dan anorganik subsidi maupun non subsidi, kami juga memproduksi pupuk hayati. Kami juga memproduksi dekomposter, benih jagung dan padi, dan probiotik untuk ikan, unggas, dan ruminansia,” ujarnya.

Mengenai program regenerasi di desa wisata tersebut, Meinu akan mendukung. Dia mengatakan bahwa PG juga mempunyai kepedulian yang sama dalam masalah yang dihadapi oleh banyak desa di Indonesia itu. Lebih lanjut Meinu mengatakan bahwa PG sudah dua kali ini menyelenggarakan program regenerasi petani, yang dikemas dalam Jambore Petani Muda. (Made Wirya)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *