Sepeda Motor PPD PT Petrokimia Gresik Kini Dilengkapi Toolkit

Lima Petugas Penjualan Daerah (PPD) PT Petrokimia Gresik (PG) langsung menggeber gas sepeda motornya, setelah Direktur Pemasaran PG Meinu Sadariyo mengangkat bendera kotak-kotak hitam-putih. Seremonial tersebut berkaitan dengan peluncuran toolkit produk non subsidi yang dilaksanakan di Kota Batu, pada Rabu (26/9).  Sementara itu, kawan-kawan seprofesi mereka menyambutnya dengan pekikan dan tepuk tangan meriah.

Kelima PPD tersebut adalah Kamadian (Malang), Wiwin Ikhwani (Sidoarjo), Sucahyo Pribadi (Lumajang), Bagus Rai Widi (Bangli), dan Heri Prayekti (Bojonegoro). Di jok belakang sepeda motor yang mereka kendarai, masing-masing dipasang toolkit,  dengan desain serupa tas petugas ekspedisi.

Toolkit yang  terbuat dari bahan parasut tebal anti air ini, terdiri dari dua kompartemen. Masing-masing kompartemen dengan ukuran 45 x 35 x 25 cm tersebut, dibagi dalam beberapa kisi untuk menyimpan berbagai contoh produk PG. Selain untuk menyimpan contoh produk, kompartemen tersebut juga bisa  memuat brosur dan piranti penunjang sosialisasi lainnya.

Menurut Manager Pejualan Produk Pengembangan PG Arief Wahyutomo, dibekalinya para PPD dengan toolkit, untuk memudahkan dalam mengangkut berbagai alat peraga sosialisasi dan contoh produk. Selain itu juga untuk keseragaman dan identitas PPD, di samping  busana lapangan warna biru yang mereka kenakan.

Direktur Pemasaran PG Meinu Sadariyo (berdiri di tengah mengenakan kemeja batik warna ungu-hitam), di antara SPDP dan PPD sesaat setelah peluncuran toolkit produk nonsubsidi. (foto: Made Wirya)

“Saat ini kami baru membuat 50 unit toolkit untuk PPD Wilayah Bali, Jawa Timur, dan sebagian Jawa Tengah. Tidak menutup kemungkinan ke depannya akan ditambah lagi untuk PPD seluruh Jawa Tengah, Jawa Barat, bahkan luar Pulau Jawa,”  paparnya.

Tentu saja hal tersebut dilakukan dengan pertimbangan seberapa efektif penggunaan toolkit tersebut untuk sosialiasi. Dan efeknya dalam mendongkrak angka penjualan produk non subsidi.

Diakui oleh lelaki yang akrab dipanggil Tommy itu, tenaga PPD sangat berperan dalam memasarkan produk non subsidi hingga ke kios dan petani. Sebab tugas mereka sehari-hari memang bersentuhan langsung dengan mereka.

“Hal ini yang mendasari kenapa kami  membekali para PPD dengan berbagai pelatihan mengenai pengetahuan produk non subsidi, strategi pemasaran, dan budidaya berbagai komoditas pertanian. Dengan upaya tersebut, diharapkan mereka juga bisa memberikan solusi dari berbagai permasalahan yang dihadapi petani,” pungkasnya. (Made Wirya)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *