Awas! Kulit Pisang Bisa Menyebabkan Efek Rumah Kaca

sahabatpetani.com – Kulit pisang seharusnya tidak dibuang sembarangan, selain bisa mencelakakan orang yang menginjak, kulit pisang hanya menjadi  onggokan sampah. Tidak sekedar onggokan sampah, tapi kulit pisang juga menyebabkan efek rumah kaca. Tapi jika kita tahu cara mengolahnya, ternyata kulit pisang banyak manfaatnya.

Seperti dikutip dari Medical Daily, Sustainable America (kelompok advokasi pendidikan dan advokasi lingkungan) membuat  infografis tentang berbagai manfaat pisang dan kulitnya. Tujuan mereka adalah berkomitmen untuk memangkas sisa makanan di Amerika Serikat (AS) menjadi setengahnya pada tahun 2035. Saat ini, 40 persen dari makanan di negara adidaya tersebut terbuang atau membusuk dan tidak pernah dikonsumsi.

Pisang pertama kali ditemukan di New Guinea dan menyebar ke seluruh Filipina hampir 4.000 tahun yang lalu, kemudian menyebar ke  seluruh dunia. Pisang menjadi buah yang digemari di India, Indonesia, Australia, dan Malaysia dan bahkan digunakan untuk membuat pakaian dan kain  di Jepang.

Di perkebunan kolonial di Amerika, pisang digunakan sebagai tanaman tumpang sari seperti kopi, coklat, dan perkebunan lada. Daun pisang memberikan keteduhan yang sempurna untuk tanaman yang lebih berharga,  dan memiliki manfaat kesehatan yang tak ada habisnya.

Pisang kaya akan vitamin B6, mangan, vitamin C, serat, kalium, biotin, dan tembaga. Mereka memiliki kekuatan untuk mencegah tekanan darah tinggi dan melindungi terhadap aterosklerosis. Menurut George Mateljan Foundation (organisasi kesehatan nirlaba), sebagai makanan yang sangat rendah lemak, pisang juga dapat membantu menjaga kadar kolesterol.

Tingginya kandungan tryptophan pada pisang,  diubah menjadi serotonin dan membantu orang mengatasi depresi. Tingkat zat besi pada pisang mampu  meredakan anemia dan memiliki kekuatan untuk melawan kehilangan kalsium dan memungkinkan penguatan tulang. Menurut Food Matters, pisang juga merupakan antasida alami dan dapat memberikan bantuan dari refluks asam, dan dapat mengembalikan elektrolit yang hilang setelah dehidrasi akibat diare.

Dengan banyaknya manfaat pisang, jumlah orang yang mengkonsumsi buah tersebut semakin meningkat. Dari data yang dikeluarkan oleh Sustainable America, sekitar 1,4 milyar kilogram pisang dikonsumsi oleh penduduk AS setiap tahunnya. Itu artinya dalam setiap detik mereka mengkonsumsi sekitar 304 buah pisang.

Tapi kulit pisangnya sendiri bisa menjadi limbah yang bermasalah, apalagi jika terkumpul dalam jumlah besar, dan tidak diolah. Sebab berat kulit pisang sebesar 12 persen dari total berat satu buah pisang. Jika seluruh kulit pisang di AS dibuang, maka dalam setahun limbah kulit pisang yang terbuang percuma sebanyak 351 juta kilogram.

Sebagian besar pohon pisang dipanen ketika masih mentah. Pisang-pisang tersebut dikirim ke berbagai negara dengan cara dimasukkan ke dalam peti kemas berpendingin. Dalam proses pematangan, pisang-pisang tersebut diberi gas etilen, sebelum dikirim ke toko buah dan dibeli konsumen. Sebanyak 25 persen  kulit pisang berakhir di tempat pembuangan sampah. Yang berpotensi mengeluarkan gas rumah kaca yang berbahaya.

Agar tidak dibuang percuma dan berdampak buruk pada lingkungan, sebaiknya kulit pisang dimanfaatkan. Minimal ada delapan manfaat yang bisa didapatkan dari kulit pisang.

  1. Pupuk untuk tanaman tomat

Bungkus bibit tomat  dengan kulit pisang etika anda pertama kali menanamnya. Ketika tanaman tomat tumbuh, ia akan menyerap nutrisi dari kulit sepanjang musim.

  1. Asupan untuk tanaman di dalam ruangan

Rendam kulit pisang dalam botol besar berisi air lalu gabungkan satu bagian dari air kulit pisang yang dihasilkan dengan lima bagian air biasa dalam kaleng penyiraman untuk menyuburkan tanaman dalam ruangan.

  1. Untuk kompos

Kulit pisang mudah dikomposkan dan bisa menambah banyak nutrisi ke tanah untuk kebun sayuran dan bunga.

  1. Meredakan ruam dan gatal

Jika anda digigit serangga, ambil kulit pisang dan gosok ke kulit yang digigit serangga. Jika anda mengalami gatal akibat reaksi alergi dan gigitan serangga, letakkan kulit pisang ke dalam lemari pendingin sampai menjadi dingin. Kemudian tempelkan kulit pisang yang dingin tersebut ke kulit yang bermasalah tersebut.

  1. Pakan Hewan

Masukkan  kulit pisang ke dalam blender atau potong-potong,  dan campurkan ke dalam pakan untuk ayam, babi, kelinci, dan ternak lainnya.  Pemberian kulit pisang perlu dilakukan sesekali bertujuan untuk mendapatkan vitamin penting untuk hewan.

  1. Buat Cuka Pisang

Kulit pisang yang memiliki rasa pahit dengan sedikit manis, bisa menjadi sumber cuka buatan untuk digunakan sebagai salad, atau resep apa pun yang memerlukan cuka. Tempatkan 0,9 kilogram kulit pisang yang diiris ke dalam 4 gelas air dan didihkan. Peras kulit pisang yang sudah matang dan saring menggunakan kain. Tambahkan empat cangkir air lagi dan setengah cangkir gula, kemudian didihkan dan  aduk selama 15 menit.

Tuangkan cairan ke dalam stoples,  dan bumbui dengan satu setengah sendok teh ragi roti. Kemudian kencangkan tutupnya dan letakkan di tempat yang dingin selama tujuh hari. Setelah itu saring dan buang sedimen apa pun, lalu tambahkan satu cangkir cuka dan biarkan selama empat minggu.

Langkah berikutnya adalah  menuang cairan tersebut ke dalam panci dan panaskan di atas api selama 10 menit untuk pasteurisasi. Cuci stoples sampai bersih dan masukkan kembali isinya ke dalam stoples di tempat gelap yang gelap, sampai hingga anda siap menggunakannya. Keseluruhan prosesnya memakan waktu dua bulan, tetapi akan menghasilkan cuka yang alami.

  1. Tambahan nutrisi, serat, dan antioksidan

Jika anda ingin menjadikan kulit pisang sebagai tambahan nutrisi, serat, dan antioksidan, pastikan untuk merebus kulit selama 10 menit. Kemudian masukkan kulitnya ke dalam juicer atau blender, bisa dicampur dengan buah lain untuk menutupi rasa pahit.

  1. Sebagai pembersih sepatu dan jaket kulit, furniture, dan perak

Gosok bagian dalam kulit pisang anda ke sepatu kulit, jaket, atau bahkan furnitur dan kemudian gosok dengan sapu dengan kain lembut. Juga campurkan kulit dengan air untuk digunakan sebagai pembersih perak.

Dengan banyaknya manfaat kulit pisang, sebaiknya kita tidak menjadikan limbah tersebut sia-sia dan membuang percuma. Mari kita cintai lingkungan dengan mengolah limbah menjadi berkah.  (SP)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *