,

Sehari Menjelang Panen Bersama Demplot Padi, Tanah Datar Diguyur Hujan Deras

Persiapan seremonial panen padi bersama di lahan yang pernah dijadikan acara Alek Nagari Pacu Jawi di Nagari Parambahan, Kecamatan Limo Kaum, Tanah Datar terus dilakukan. Lahan tersebut merupakan lahan demplot hasil kerjasama antara PT Petrokimia Gresik (PG) dengan CV Bungo Padi, distributor PG untuk wilayah Tanah Datar, Payakumbuh, dan Padang Panjang.

Acara Pacu Jawi di lahan seluas hampir satu hektar tersebut sudah  dilaksanakan pada 1 September 2018. Pacu Jawi merupakan sub kultur masyarakat agraris di Kabupaten Tanah Datar, yang dilakukan sebagai ucapan syukur atas keberhasilan panen, sekaligus  untuk mempersiapkan musim tanam berikutnya.

Eldawati, pengelola CV Bungo Padi menyampaikan, panen bersama akan dilaksanakan Kamis (10/1), dengan mengundang sedikitnya 50 orang dari 25 kelompok tani. Sedangkan pejabat yang diundang di antaranya adalah  Wakil Bupati, Kadistan, dan Kadisparpora Kabupaten Tanah Datar. Selain itu juga akan dihadiri oleh  Camat Limo Kaum dan para Wali Nagari Parambahan.

“Semoga para pejabat tersebut bisa menghadiri perhelatan ini, mengingat kesibukan mereka. Dan kami sangat berharap acara ini bisa sukses, sebab  acara ini penting karena berkaitan dengan salah satu upaya peningkatan produksi padi di Tanah Datar, utamanya Kecamatan Limo Kaum,” ujarnya.

Meskipun belum dilakukan ubinan, Eldawati optimis hasil panen padi di lahan tersebut meningkat dari hasil panen sebelum dilakukan demplot. Hal ini sesuai perkiraan dari Arwen, petani yang mengelola lahan tersebut, didukung oleh Yulianti, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Nagari Parambahan.

“Dari informasi yang saya dapatkan dari Pak Arwen, sebelumnya lahan tersebut sudah ditanami sebanyak dua kali dengan hasil 4,5 ton hingga 5 ton per hektar. Dengan aplikasi 500 kilogram Petroganik, 300 kilogram PHONSKA Plus, dan 200 kilogram Urea,   diperkirakan panen kali ini akan menghasilkan sekitar 7 atau bisa 7,5 ton per hektar,” jelas Eldawati. Istri dari Rifaldi itu berharap hasil ubinan yang akan dilakukan besok pagi tidak jauh dari perkiraan.

Eldawati mengungkapkan acara panen bersama  akan dimulai dengan melakukan ubinan oleh petugas dari BPS (Badan Pusat Statistik) Tanah Datar. Kemudian disusul  sambutan-sambutan oleh Wakil Bupati Tanah Datar, Kepala Dinas Pertanian Tanah Datar, dan perwakilan dari PG.

“Sore ini (9/1) setelah hujan reda, kami akan mendirikan tenda berukuran 8 x 12 meter di atas sebagian lahan yang akan dipanen besok. Sekalian memasang umbul-umbul sepanjang jalan masuk dan sekitar lokasi panen. Tepat pukul 09.00 WIB panen bersama akan dilaksanakan. Semoga besok cuaca cerah dan tidak hujan,” harapnya. Saat berita ini diturunkan, hujan deras yang mengguyur Tanah Datar baru saja reda.

Acara ditutup dengan pembagian berbagai hadiah menarik, berupa sepatu boot karet, hand sprayer, dan kipas angin. Mengenai pembiayaan, Eldasari mengungkapkan bahwa biaya untuk acara tersebut ditanggung bersama oleh PG dan CV Bungo Padi.

Dihubungi secara terpisah, Manager Promosi dan Perencanaan Pemasaran Junianto Simaremare mengatakan,  pihaknya sangat mendukung berbagai upaya untuk meningkatkan produksi pangan di Indonesia.

“Demplot merupakan salah satu upaya, selain sosialisasi tentang produk dan pentingnya pemupukan berimbang di berbagai daerah di Indonesia. Disamping itu, dua hal tersebut kami lakukan untuk lebih mengenalkan berbagai produk PT Petrokimia Gresik, baik yang subsidi maupun non subsidi, Utamanya produk-produk kami yang baru diluncurkan,” terangnya. (Made Wirya)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *