Strategi Eldawati, Perempuan Gesit Pengelola CV Bungo Padi Tingkatkan Serapan PHONSKA Plus

Seminggu terakhir ini kesibukan Eldawati semakin meningkat. Selain mengelola CV Bungo Padi, distributor PT Petrokimia Gresik untuk wilayah Tanah Datar, Payakumbuh, dan Padang Panjang, dia sisakan waktunya untuk mempersiapkan acara panen bersama demplot padi dengan menggunakan PHONSKA Plus  di Nagari Parambahan, Kecamatan Limo Kaum, Tanah Datar. Acara tersebut akan dilaksanakan pada Kamis (10/1).

Alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang itu tak henti berkomunikasi melalui telepon selulernya dengan kios binaannya. Menanyakan tentang penyaluran pupuk dan berbagai produk yang didistribusikannya. Sesekali berdiskusi dengan stafnya di kantor CV Bungo Padi yang terletak di jantung kota Batusangkar. Sejurus  kemudian dia mengontak petani pengelola lahan dan PPL di lokasi demplot, menanyakan kesiapan lahan untuk acara esok.

Perusahaan yang didirikan oleh H. Darius  Dt. Bandaro Putiah, ayah kandungnya, pada tahun 2004 itu dikelolanya bersama dengan Rifaldi, suaminya. “Saat itu kios bapak berhasil meningkatkan serapan PHONSKA di wilayah kerjanya, sehingga ditawari oleh PT Petrokimia Gresik untuk menjadi salah satu distributornya,” ungkap Elda, panggilan akrabnya.

Elda mengakui, memasarkan produk baru seperti PHONSKA Plus memang bukan hal yang mudah. Tapi dia bukan tipe perempuan yang mudah menyerah. Ditempuhnya strategi jitu  jagar penjualannya bisa meningkat. Salah satu strateginya, lanjut Elda, adalah dengan melakukan demplot seperti di Nagari Parambahan tersebut.

“Kami juga melakukan sosialisasi ke kios-kios binaan, tentang kelebihan PHONSKA Plus dengan tambahan zink 2000 ppm yang dikandungnya. Untuk demplot PHONSKA Plus kami melakukannya di beberapa lokasi berbeda. Selain di Kecamatan Limo Kaum, juga di Kecamatan Sepuluh Koto, Sungayang, Tanjung Baru, dan Batipuh Selatan,” terangnya.

Ada berbagai komoditas yang didemplotkan,  diantaranya adalah padi, cabai merah, dan tomat. Hasil panen berbagai komoditas dari demplot tersebut diakuinya meningkat  signifikan.

“Prospek yang paling bagus untuk pasar PHONSKA Plus adalah di Kabupaten Tanah Datar, khususnya di Kecamatan Sepuluh Koto. Karena Tanah datar merupakan daerah penghasil horti, selain juga pangan.  Disusul kemudian  Payakumbuh dan Padang Panjang, sebab dua daerah itu merupakan daerah penghasil pangan, sehingga pupuk subsidi yang banyak terserap,” papar perempuan gesit itu.

Strategi lain untuk meningkatkan serapan, CV Bungo Padi memberikan bonus satu televisi 36” untuk setiap kios yang menebus PHONSKA Plus sebanyak 25 ton. Sedangkan di tingkat petani, setiap pembelian 2 kantung  PHONSKA Plus mendapatkan hadiah langsung berupa 1 kaos oblong.

“Kami juga melakukan undian berhadiah, di mana setiap pembelian 1 kantung PHONSKA Plus mendapatkan 1 kupon yang akan diundi tiap 3 bulan sekali. Hadiahnya beragam, seperti kompor gas, hand sprayer, dispenser, magic com, setrika, hingga sepatu boot karet,” ungkap Elda.

Berbagai strategi tersebut membuahkan hasil. Pada tahu 2017, serapan PHONSKA Plus masih sebesar 150 ton, meningkat menjadi 300 ton pada tahun 2018. “Alhamdulillah, ada peningkatan berarti. Semoga ke depannya akan terus meningkat lagi,” pungkasnya. (Made Wirya)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *