Wabup Minahasa Apresiasi PG dalam Upaya Peningkatan Produktivitas Padi

sahabatpetani.com, Minahasa – Tidak kurang dari 100 petani dan 80 penyuluh pertanian lapangan (PPL) terlihat serius menyimak sambutan Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey. Sesekali mereka betepuktangan,  manakala ada kalimat-kalimat penyemangat dari orang nomor dua di Minahasa itu.

Mereka sedang mengikuti seremonial tanam perdana di Desa Tincep, Kecamatan Sonder, pada Jumat (8/2). Tanam Perdana tersebut merupakan kerjasama antara Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa dan PT Petrokimia Gresik (PG). Bentuk kerjasama tersebut, berupa demonstration plot (demplot) pada lahan padi, dengan menggunakan produk dari perusahaan pupuk terlengkap di Indonesia itu.

Menurut Robby, Pemerintah Kabupaten Minahasa khususnya, selalu berupaya dalam menjaga stabilitas pangan, khususnya peningkatan produktivitas padi. Sebab pangan adalah kebutuhan dasar manusia yg paling hakiki, sehingga kebutuhan pangan di suatu daerah mutlak untuk dipenuhi dan menjadi skala prioritas.

Untuk meningkatkan produktivitas tersebut, ujarnya, perlu adanya kawalan teknis yang baik, yang dilakukan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa untuk membimbing dan membina petani.

“Kami  memberikan apresiasi kepada PT Petrokimia Gresik yang telah memberikan dukungan kepada kelompok tani, khususnya di Kecamatan Sonder. Dukungan tersebut dalam upaya untuk meningkatkan produktivitas padi, bersama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa, dan BUMDes,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Manager Penjualan Pupuk Kosporasi PG Trudo Nainggolan menyampaikan, aktivitas tersebut merupakan salah satu langkah nyata PG dalam mendukung upaya peningkatan produktivitas padi  di Kab. Minahasa.

“Dukungan PT Petrokimia Gresik kepada petani di Kabupaten Minahasa, khususnya di Kecamatan Songkel, diberikan dalam bentuk program demplot. Di mana demplot tersebut akan dilaksanakan di lahan milik anggota Gabungan Kelompok Tani Songkel, dari 10 kelompok tani,” terangnya.

Pada demplot tersebut, lanjut Trudo, akan dilakukan pemupukan berimbang menggunakan pupuk Petroganik dan PHONSKA Plus. Sebab pemupukan berimbang sudah terbukti mampu meningkatkan hasil panen secara signifikan.

Saat ditanya tentang  alasan pemilihan 10 kelompok tani tersebut, Trudo mengatakan bahwa hal tersebut didasari oleh masih belum maksimalnya hasil produktivitas, yaitu hanya sebesar 5 ton per hektar.

Hal itu diakui oleh Ketua Gapoktan Kecamatan Songkel Eli Ramas  “Dukungan dari Petrokimia Gresik, berupa sosialisasi pemupukan  berimbang, penanggulangan hama dan penyakit, serta pendampingan yang intensif saat pelaksanaan demplot. Hal ini tentu saja sangat membantu petani di Kecamatan Sonder,” akunya.

Jerry Wayungkere, Ketua Kelompok Tani di Desa Tincep, optimis hasil panen demplot tersebut akan bisa meningkatkan hasil panen. Hal ini diakuinya setelah melihat perkembangan demplot pada lahan sawah yang tidak jauh dari acara seremonial tersebut.

“Padi yang dipupuk Petroganik,  ZA dan PHONSKA Plus, menunjukkan perkembangan  yang  sangat bagus, jauh berbeda dari sebelumnya. Semoga hasilnya dapat maksimal sehingga  dapat teknologi ini dapat diadopsi oleh petani yang lain,” harap Jerry.

Selain dihadiri oleh Wakil Bupati Minahasa, seremonial tanam perdana yang brakhir pukul 10.30 WITA itu juga dihadiri  Kadisperta Minahasa Suhban Frans Torar, Camat Sonder, Ketua BUMDes Kec. Sonder, dan Hukum Tua Desa Tincep. (Aditya Herwin / Editor: Made Wirya)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *