Keistimewaan Beras Hitam, Makanan Eksklusif  Bangsawan Cina Masa Lalu

sahabatpetani.com – Beras adalah makanan pokok bagi banyak rumah tangga di seluruh dunia. Meskipun banyak perdebatan tentang plus-minus dari mengkonsumsi makanan pokok ini,  beras masih akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kebutuhan dasar banyak manusia di seluruh dunia. Dengan meningkatnya kesadaran kesehatan masyarakat, telah terjadi peningkatan permintaan akan alternatif beras sehat seperti beras hitam dan beras merah.

Akhir-akhir ini, beras hitam cukup populer di kalangan pemerhati kesehatan, karena manfaat yang dikandungnya. Beras Hitam, dikenal juga  sebagai Beras Ungu dan Beras Asia, berasal dari spesies Oryza Sativa. Beberapa varian dari spesies padi ini memiliki tekstur mirip ketan.

Beras hitam banyak dibudidayakan di negara-negara Asia seperti Cina, Indonesia, Myanmar dan India. Di India, beras ini tumbuh besar di wilayah Timur, dan dikenal sebagai Chak-hao. Selain itu, beras ini digunakan untuk menyiapkan berbagai makanan penutup.

Menariknya, pada masa lalu Beras Hitam  hanya boleh dikonsumsi oleh keluarga kekaisaran di Cina. Sehingga beras ini dikenal  sebagai Beras Terlarang atau Beras Kaisar. Seperti namanya, bangsawan yang akan mengkonsumsi nasi dari beras ini harus mendapat  izin dari otoritas kerajaan.  Bagi siapa saja yang makan nasi ini tanpa izin, akan mendapatkan konsekuensi yang bisa mengancam jiwa.

Beras hitam kaya akan serat, protein, zat besi, vitamin E dan antioksidan. Yang membuat beras hitam berbeda dari varian beras lainnya adalah adanya antioksidan. Warna beras ini berubah menjadi ungu tua ketika dimasak, hal ini  disebabkan oleh antioksidan tingkat tinggi yang disebut anthocyanin. Selain itu, rasa nasi ini cukup gurih.

Manfaat Beras Hitam

Kelompok besar antioksidan, protein, zat besi, vitamin dan mineral; Beras ungu ini sarat dengan manfaat kesehatan yang luar biasa, yang menjadikannya pilihan sehat yang sempurna! Beginilah cara mengonsumsi makanan super ajaib ini membantu mencegah berbagai penyakit dan meningkatkan kesehatan.

Beras hitam merupakan sumber fitonutrien yang kaya, yang berfungsi sebagai detoxifier alami dan mengeluarkan penyakit yang menyebabkan radikal bebas dari tubuh. Anda juga dapat menambahkan bit dan noni ke dalam diet Anda, karena mereka mengandung sifat detoksifikasi.

Salah satu organ penting tubuh kita adalah hati, yang melakukan beberapa fungsi yang membantu berfungsinya sistem pencernaan. Beras hitam membantu dalam mendetoksifikasi tubuh dan mengekstraksi semua partikel racun dengan aktivitas antioksidan.

Membantu menurunkan berat badan

Selain kaya akan antioksidan, beras hitam adalah sumber serat yang bagus. Satu cangkir nasi hitam mengandung sekitar 6 gram serat, yang membantu tubuh tetap kenyang dan membuat Anda merasa kenyang bahkan jika Anda mengonsumsi sedikit saja.

Selain itu, kandungan beras hitam yang tinggi serat membantu meringankan buang air besar, meredakan kembung, diare, dan mencegah sembelit. Serat beras hitam yang larut mengikat dengan racun dan secara efektif mengeluarkan limbah dari tubuh. Ini selanjutnya menyebabkan penurunan berat badan.

Membantu mencegah diabetes

Pasien dengan kadar gula tinggi sering disarankan untuk mengurangi gula dan juga karbohidrat. Seringkali disarankan untuk mengonsumsi biji-bijian utuh daripada membeli karbohidrat olahan. Nah, beras hitam kaya serat dan rendah karbohidrat, yang menjadikannya pilihan tepat bagi pasien diabetes.

Padahal, bekatul, yang merupakan lapisan luar beras memiliki mayoritas kandungan serat. Serat beras hitam membantu tubuh menyerap glukosa dalam jangka waktu lama, yang selanjutnya membantu menjaga keseimbangan kadar gula. (Sumber artikel: http://recipes.timesofindia.com / Sumber foto: http://www.proagri.in )

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *