Prospek Ekspor Komoditas Hortikultura Indonesia Semakin Cerah

sahabatpetani.com – Sebagai negara agraris dengan tanah yang subur, Indonesia memiliki potensi pertanian yang luar biasa. Berbagai komoditas pertanian bisa tumbuh di negeri jamrud khatulistiwa ini, mulai dari pangan hingga sayur dan buah-buahan. Terlepas dari permasalahan masih minimnya minat generasi muda pada bidang pertanian, banyak yang optimis bahwa prospek pertanian di negeri ini akan semakin cerah.

Indikasinya terlihat dengan meningkatnya produksi berbagai komoditas pertanian. Bahkan untuk komoditas hortikultura, terjadi peningkatan nilai ekspor. Menurut data dari Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, pada bulan September 2018, ekspor buah Indonesia meningkat 24 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun 2017.

Menurut Direktur Buah dan Florikultura Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy, seperti dikutip dari Kontan.co.id (5/10/2018), buah-buahan yang diekspor adalah manggis, pisang, salak, jeruk, mangga, nanas, dan rambutan.

Buah-buahan tropis, kata Sarwo Edhy,  digemari masyarakat luar negeri antara lain karena kualitas produksi yang sudah mulai bagus pasca panen. “Selain itu buah tropis juga tidak tumbuh di negara tujuan ekspor dan kebanyakan buah ekspor sudah mengarah ke buah organik,” ujarnya.

Dari data Kementerian Pertanian yang dirilis 2 Maret 2018, diketahui bahwa ekspor sayuran Indonesia tahun 2016 seperti kubis, sawi dan bunga kol sebesar 40.240 ton. Sayuran tersebut telah di ekspor ke Taiwan, Malaysia, Singapura, Thailand dan Belanda dengan, nilai ekonomi dan kepercayaan yg baik dari konsumen di negara tujuan.

Sedangkan untuk buah-buahan, pada tahun 2016 Indonesia mengekspor kelapa bulat, manggis dan pisang sebesar 564.372 ton. Untuk kelapa bulat Indonesia, secara rutin telah di ekspor ke China, Thailand, Jepang dan 16 negara lainya. Sedangkan  buah manggis Indonesia juga telah diekspor ke 29 negara. Negara Jepang, Cina dan Malaysia menempati urutan 3 terbesar sebagai negara pengimpor buah pisang asal Indonesia.

Selain buah dan sayuran, produk hortikultura lainnya seperti bunga Kamboja, Melati dan Krisan dari Indonesia juga menjadi daya tarik tersendiri bagi negara lain seperti Korea, Malaysia, Vietnam dan beberapa negara lainya. Data tahun 2016 menunjukan jumlah ekspor bunga ke negara tersebut sebesar 4.982 ton.

Data yang sama menyebutkan, bulan Januari – Maret 2017 produk hortikultura Indonesia tetap menjadi primadona di negara tujuan. Ekspor sayuran pada tahun 2017 seperti kubis, buncis dan selada air menempati 3 urutan tertinggi untuk ekspor sebesar 132.878 ton.

Sedangkan untuk produk ekspor buah segar periode bulan Januari – Maret 2017 seperti kelapa bulat, manggis dan pisang sebesar 173.865 ton. Komoditas tersebut secara rutin telah diekspor ke berbagai negara, seperti Thailand, Malaysia, Cina dan 20 negara lainnya.

Sementara itu data ekspor produk hortikultura khususnya bunga Kamboja dan Melati periode Januari – Maret 2017 Indonesia telah mengekspor sebesar 1.067 ton ke negara Kamboja, Vietnam, Thailand, China dan Singapura. (Made Wirya)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *