Panen Padi Demplot PHONSKA Plus di Sumenep Berhasil Meningkat 1,5 Ton Per Hektar

Wajah H. Moh. Imron Fauzi berseri-seri ketika menyambut tamu undangan yang hadir di lahan sawahnya, di Desa Jambu, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, pada Jumat (5/4). Mereka akan mengadakan panen raya di lahan seluas 1 hektar miliknya. Undangan yang hadir dari mulai petani hingga pejabat dari dinas pertanian, TNI, Kepolisian, dan PT Petrokimia Gresik sebagai penyelenggara acara.

Kegembiraan Ketua Gapoktan Al- Mawwada tersebut bukan tanpa sebab, panen padi di sawahnya kali ini berhasil mencapai 7,2 ton per hektar. Memang bukan panen yang terlalu tinggi jika dibandingkan dengan panen padi di beberapa daerah di Pulau Jawa, misalnya, yang bisa panen hingga 10 – 11,5 ton per hektar.

“Kenaikannya signifikan, sekitar 1,5 ton per hektar. Selama ini panen padi di sawah saya paling tinggi 5,7 ton, bahkan pernah hanya mencapai 4,5 ton per hektar saja,” ungkapnya.

Imron menyampaikan, peningkatan hasil panen padi tersebut tidak lepas dari peran PT Petrokimia Gresik  (PG) dengan program demplot (demonstration plot) PHONSKA Plus. Memang luasan lahan demplot dari PG hanya 0,2 hektar saja. Tapi dia berani menambah lahan hingga 1 hektar dengan biaya produksi ditanggung sendiri.

“Jatah dari Petrokimia Gresik untuk Petroganik 200 kg, ZA 50 kg, dan  PHONSKA Plus  100kg, itu untuk demplot dengan luas 0,2 hektar. Sedangkan dosis ideal untuk 1 hektar, dibutuhkan 500 kg Petroganik, 300 kg PHONSKA Plus, dan 200 kg Urea. Dosis pemupukan ini dikenal dengan pemupukan berimbang 5-3-2. Kekurangan pupuk Saya tanggung sendiri,” ujarnya.

Ketika ditanya apakah dia akan mencoba lagi mengaplikasikan pemupukan berimbang dengan menggunakan PHONSKA Plus pada musim tanam berikutnya, Imron dengan tegas  mengatakan iya.

“Untuk musim tanam berikutnya, selain pemupukan berimbang seperti sekarang, saya juga akan menggunakan benih Petro Hibrid. Saya menargetkan panen berikutnya sebesar 10 ton per hektar,” paparnya

Setelah melakukan panen raya, beberapa staf dari PG mengadakan sosialisasi berbagai produk seperti Petro Hibrid, Petro Cas, Kaptan, dan sosialisasi pemupukan berimbang. Sosialisasi di hadapan puluhan petani dari Desa Jambu dan sekitarnya itu berakhir sebelum tengah hari. (Moh. Sahdan/Editor: Made Wirya)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *