Aplikasikan Phonska Plus dan Petro Hibrid, Tingkatkan Panen Hingga 2,72 Ton

sahabatpetani.com – Sudah berbilang kali demonstration plot (Demplot) dengan mengaplikasikan PHONSKA plus menuai hasil gemilang. Pada hari senin (1/7/2019) telah dilakukan panen di tempat Demplot PT Petrokimia Gresik di Desa Penambangan, Kecamatan Curahdami, Bondowoso. Panen kali  ini dilakukan di lahan milik Kusnadi, Kelompok Tani Penambangan I. Panen dilakukan di 2 lokasi dengan perlakuan benih yang berbeda. Lahan perlakuan I menerapkan  pemupukan berimbang  dengan dosis 5:3:2 (Petroganik: Phonska Plus:Urea). Sedangkan lahan II menerapkan pemupukan berimbang dengan dosis 5:3:2 (Petroganik: Phonska Plus:Urea) dan menggunakan benih Petro Hibrid. Dengan didatangi oleh PPL(Petugas Penyuluh Pertanian) Desa Penambangan, SPDP(Staf Penjualan Daerah Pemasaran), PPD(Perwakilan Penjualan Daerah), Distributor, dan Kios sekitar.

Pada demplot kali ini selain pemupukan berimbang, juga ditambahkan Petro Biofertil. Sebelum demplot dilakukan, telah diuju tanah oleh Dayat, petugas MUT(Mobil Uji Tanah) milik PT Petrokimia Gresik. Dari hasil pengujian, tanah  menunjukkan bahwa kandungan N dalam tanah rendah, kandungan P dalam tanah tinggi, dan kandungan K dalam tanah rendah. Melihat hal tersebut, maka saat pengolahan lahan ditambahkan Petro Biofertil, yang berfungsi untuk meningkatkan mikroorganisme dalam tanah yang nantinya mikroorganisme ini membantu meningkatkan kandungan unsur hara N dan memecah unsur P yang berikatan dengan unsur lain. Selain itu ditambahkan pula Kaptan (Kapur Pertanian) yang berfungsi untuk menetralkan pH tanah. Jika tanah terlalu asam maka tanaman tidak dapat tumbuh secara optimal.

Pada lahan I panen sebesar 8,30 ton/ha, sedangkan pada lahan II panen sebesar 9,72 ton/ha. Panen demplot ini lebih besar dari panen disekitar demplot, yang panen sebesar 7 ton/ha. Menurut Kusnadi, pemilik lahan hasil ini sangat bagus karena sebelum diadakan demplot panen dilahannya hanya mencapai sekitar 7 ton saja. “Saya sangat senang dengan adanya demplot ini, karena hasil panen lahan saya jadi meningkat. Dan setelah saya menggunakan benih Petro Hibrid, hasilnya bagus dan produktivitasnya tinggi mencapai 9,72 ton/ha”, ujarnya.

Selain itu Kusnadi mengaku setelah menggunakan benih Petro Hibrid jumlah anakan dan anakan produktifnya lebih banyak ketimbang benih yang dia pakai selama ini, “jumlah anakan lebih banyak banyak dan anakan yang produktif pun juga banyak serta malainya lebih terisi penuh  jadi produktivitas dapat meningkat.” Ucapnya.

Menurut Yusifir, PPL Desa Penambangan, hasil dari demplot ini cukup bagus dan mendukung dengan adanya demplot ini. “Panen padi di wilayah sini biasanya ssekitar 7 ton/ha. Dengan hasil panen mencapai 9,72 ton  per ha dan 8,30 ton per ha di lahan milik Pak Kusnadi, menurut saya luar biasa,” papar Yusifir.

Yusifir juga berharap agar demplot ini dapat dilakukan di daerah lain. “saya berharap supaya demplot ini diperbanyak di daerah lain, terutama daerah-daerah yang produktivitasnya rendah, agar produktivitas di daerah tersebut bisa meningkat,” ujarnya.(Sahran W)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *