Perjuangan Petani Muda Wujudkan Urban Farming di Ibu kota

TabloidSahabatPetani, Jakarta – Banyak anak muda yang mungkin belum tertarik di sektor pertanian, tetapi berbeda dengan pemuda bernama Andro Tunggal Namureta, petani muda lulusan fakultas pertanian Universitas Padjajaran.

Sejak lulus dari kuliah, Andro mengambil keputusan yang berbeda dari kebanyakan teman-temannya, Andro memutuskan untuk menjadi petani dan mengembangkan usahanya dengan bendera Fruitable Farm yang memiliki visi yaitu “Menanamkan Cinta Pertanian Melalui Hidroponik Kekinian”.

Andro mengakui memang belum begitu banyak anak muda yang tertarik pada bidang pertanian, namun Andro memiliki cara sendiri untuk mengajak dan mengembangkan minat anak-anak muda ke bidang pertanian, ide briliannya tersebut dituangkannya kedalam konsep kebun hidropnik fruitable farm miliknya. Bersama ke-tiga temannya di Kabupaten Bogor tersebut. Fruitbale farm dikonsep sedemikian rupa agar para pengunjung dapat menikmati dunia pertanian dengan cara  yang menyenangkan, salah satunya dengan pendekatan teknologi pertanian yang modern, sehingga kebun yang biasanya terkesan kotor, panas dan berantakan menjadi kebun yang nyaman, bersih dan keren.

Fruitbale Farm ini merupakan usaha pertanian yang di jalankan Andro selama dua tahun terakhir dan bisa dibilang sudah cukup dikenal oleh masyarakat Kabupaten Bogor. Selain menyediakan sayuran segar yang bebas pestisida, fruitable farm ternyata memiliki unit usaha lain dalam bisnis pertaniannya yaitu meliputi pelatihan hidroponik, pembuatan green house, pembuatan instalasi hidroponik, landscape dan Agro Edu Tourism.

Keberhasilan Andro dalam mengembangkan Fruitable Farm ternyata membawa niatnya untuk melakukan ekspansi untuk membuat urban farming center di Ibu kota. Belum lama ini, tim sahabatpetani.com berkesempatan mewawancarai alumni Jambore Petani Muda 1 Petrokimia Gresik ini secara langsung di sela-sela kesibukannya sebelum menjadi pemateri pada Green Expo yang diselenggarakan oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) dan Bank Rakyat Indonesia. Berikut Petikannya:

Menurut informasi yang kami peroleh, apakah benar anda sekarang sedang mengembangkan urban farming center di Jakarta?

“iya benar, sekarang saya bersama tim sedang mengembangkan Urban Farming Center di DKI Jakarta, project pertama berjalan di Balai Penyuluh Pertanian Ragunan, Alhamdulillah dapat dukungan dari banyak pihak termasuk dari Pemkot DKI Jakarta”

Apa tujuan program Urban Farming Center ini?

“Urban farming center ini adalah upaya penyelarasan program pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan gang-gang yang selama ini menjadi program Pemkot DKI Jakarta untuk kegiatan pertanian. Salah satu tujuannya adalah ibu-ibu PKK dapat mengisi waktu luangnya dengan bercocok tanam selain itu ibu-ibu PKK memperoleh pendapatan tambahan dengan menjual hasil panennya.”

Apa target kedepan dari Urban Farming Center ini?

“Saya melihat, upaya pemanfaatan ruang terbuka hijau yang selama ini dilaksanakan di Ibu kota masih dilakukan kegiatan penanaman biasa dan tidak masuk kedalam skala komersil serta tidak ada organisasi yang menghimpunnya, sehingga tidak berjalan dengan baik.  Target kedepannya Urban Farming Center ini bias menjadi penjembatan dalam memasarkan produk-produknya ke supermarket terdekat dari lokasi penanaman”.

Lalu target jangka panjang yang ingin dicapai apa saja?

“Targetnya di tahun 2030, urban farming center bisa memiliki packing house dan market. Urban farming center ini adalah project pertama, kalau berhasil ini akan dilaksanakan di 5 lokasi lainnya di Jakarta. Kedepan, urban farming center ini mampu menjadi promotion center (pusat promosi), bisa menjadi ajang promosi produk-produk UKM-UKM dan lain sebagainya.”

(adhitya herwin)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *