Gantikan Hujan di Musim Kemarau

sahabatpetani.com, Batu – Penyiraman menjadi salah satu faktor keberhasilan dalam budidaya tanaman. jika penyiraman  dilakukan secara tepat, budidaya akan memberikan hasil yang optimal. Pada umumnya penyiraman  dilakukan secara manual dan memerlukan waktu dan tenaga yang lebih banyak.

Namun  berbeda dengan penyiraman yang dilakukan di Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Batu. Di Desa Sumber Brantas menggunakan sistem penyiraman sprinkler. Sistem penyiraman ini mirip seperti membuat hujan buatan disuatu wilayah tertentu. Pengairan ini memanfaatkan sprinkler untuk memancarkan air.

Sistem ini menggunakan diesel penggerak untuk menggerakkan pompa yang dihubungkan pada selang untuk menyalurkan air pada sprinkler. Untuk menambah jarak cakupan semprot, ditambahkan paralon setinggi 1,8 meter. Penambahan paralon ini juga bermaksud agar membuat air menyebar secara rata dan menimbulkan kesan hujan buatan.

Salah satu petani yang menggunakan cara penyiraman ini adalah Miftahul Ulum, seorang petani kentang. Dia mengaku bahwa menggunakan cara penyiraman sprinkler ini air dapat merata kepada tanamannya. “ salah satu keunggulan pakai cara ini, daya  semprotnya bisa mencapai 3 meter sehingga air bisa menyebar rata ketanaman beda kalo pakai semprot manual, cakupannya sedikit,” ujarnya.

Selain itu, dengan menggunakan sistem ini tenaga kerja yang dibutuhkan lebih sedikit. Ulum mengaku tenaga kerja untuk penyiraman lebih sedikit. “ sebelumnya saya butuh 5 orang untuk penyiraman, tapi setelah saya pakai sistem ini, saya cuma butuh satu tenaga kerja aja untuk mindahin sprinklernya,” terangnya.

Pemindahan ini dilakukan setiap 1 jam sekali dengan jarak dari titik awal sejauh 10 meter. Untuk dilahan Pak Ulum penyiraman dilakukan setiap 1 minggu sekali hingga masa panen.

Menurut Ulum, cara pengairan ini cocok untuk tanaman yang membutuhkan air banyak. “cara penyiraman ini cocok untuk tanaman yang butuh banyak air tapi tidak sampai menggenang, seperti tanaman saya(kentang), “ucapnya.(Fathkurochman H/Sumber foto:Dadang Subiyanto)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *