Loader
 

Kisah Sukses Faqirurrahman Raup Untung Puluhan Juta dari Tembakau

sahabatpetani.com – Seiring berjalannya waktu, banyak kaum muda mulai tergugah untuk mau terjun dalam dunia pertanian. Selain menimbag ilmu secara teori, namun juga ikut bertani secara aktif di lapangan. Salah satunya ialah Bang Rurah, sapaan akrabnya. Ayah dari 1 putri ini menanam tembakau rajang dengan bermitra dengan perusahaan pembeli tembakau di Desa Ranggo, Kecamatan Dompu, Nusa Tenggara Barat.

Ini merupakan tahun keduanya menanam tembakau yang menjadi bahan utama pembuatan rokok itu. Sebelumnya setiap tahun Bang Rurah menanam jagung di kaki bukit dekat rumahnya. Tapi jagung terkendala hama monyet, babi hutan dan tikus. Selain itu juga butuh luasan lahan yang lebih besar dari tembakau agar mendapatkan untung.

“Alhamdulillah hasilnya lebih baik daripada menanam jagung. Selain tidak perlu menanam lebih luas, tembakau juga lebih aman dari hama tikus, babi dan monyet. Ketiga hama itu paling sulit dihindari pada tanaman jagung,” ujarnya.

Berbekal rekomendasi pemupukan dari Petrokimia Gresik untuk tanaman tembakau, Rurah mampu menghasilkan tembakau grade terbaik yaitu S1 untuk daun terakhirnya (daun tiga).

Adapun rekomendasi pemukan Petrokimia Gresik, dalam luasan 1 hektare Rurah mengaplikasikan  pupuk organik Petroganik 1.000 kg, 400 kg NPK Petro Ningrat, 200 kg ZA dan 100 kg ZK.

Dari hasil penerapan rekomendasi pemupukan yang tepat tersebut, Bung Rurah mengatakan hasil yang didapatkan sangat memuaskan. Aroma yang kuat, warna yang bersih, kadar air yang baik sebagai barometer grade tembakau.

“Tahun ini saya membeli mesin pencacah untuk memudahkan kerjaan saya, walaupun sudah dipotong biaya mesin dan biaya opersional lainnya kira-kira per hektarnya saya bisa meraup untung bersih 50 juta” ungkapnya sambil senyum.

Kini desanya menjadi salah satu sentra tanaman tembakau, perusahaan pembeli tembakau kini mulai melirik potensi tembakau di Dompu.

Dalam melakukan budidaya tembakau ini Rura merawat bersama istrinya. Selain sebagai penyemangat, istri dan putrinya juga terlibat dalam semua aktivitas budidaya. Mulai dari pembibitan, penanaman, perawatan hingga pasca panen.

Perlu diketahui, selain sebagai petani Bang Rurah bekerja sebagai Petugas Penjualan Daerah (PPD)
PT Petrokimia Gresik. Sepulang kerja mengunjungi distributor dan kios, Bang Rurah langsung ke lahan untuk menggantikan pekerjaan istri dan anaknya. Semasa pasca panen ini, lahan tembakau merupakan rumah pertamanya. (Azis Satria Putra, Petugas Agronomis PT Petrokimia Gresik)

Editor : Adh/Fch

About the Author /

sahabatpetanindo@gmail.com

Post a Comment