Loader
 

Lampu Pembasmi Hama

sahabatpetani.com – Sebagai petani, hama adalah musuh terbesar bagi mereka. Tentu seorang petani tidak mau jika lahan mereka diserang oleh hama. Tetapi terkadang serangan hama tidak dapat diprediksi kapan datangnya dan tidak dapat dihindari. Oleh karena itu, penanggulangan dan persiapan sejak dini serta penanganan yang tepat menjadi sangat penting dalam mengatasi hama. Salah satunya menggunakan lampu perangkap atau light trap.

Perangkap lampu atau light trap adalah suatu unit alat untuk menangkap atau menarik serangga yang tertarik cahaya pada waktu malam hari. Komponen utama yang digunakan light trap adalah lampu, corong dan kantung plastik, serta rangka beratap. Lampu berfunsi  untuk menarik serangga, corong berfungsi sebagai tempat masuk serangga kedalam plastik yang nantinya plastik ini digunakan untuk menampung serangga yang masuk. Sedangkan fungsi dari rangka atap untuk melindungi lampu.

Untuk menghemat energi listrik, pada rangka atap ditambahkan panel sel surya, sehingga dapat memanfaatkan sinar matahari untuk sumber energinya. Sedangkan untuk plastik dapat juga diiganti dengan jaring, agar lebih ramah lingkungan.

perangkap ini cukup mudah dan jangkauannya luas, hanya dengan menempatkan light trap ini di pematang sawah dan dialiri oleh listrik maka perangkap ini sudah dapat digunakan. Satu unit light trap dapat memonitor sejauh 300-500 ha, sedangkan untuk penanganan sejauh 50 ha.

Banyaknya  hama yang tertangkap, tergantung dari terangnya lampu yang digunkan. Disarankan agar menggunakan lampu dengan daya minimal 100 watt, dan tempatkan di lokasi yang strategis agar hasil penangkapan maksimal. Selain meminitor hama, perangkap ini dapat sebagai pendeteksi dini hama imigran seperti Wereng coklat imigran dan Ngengat penggerek batang.

Dengan adanya hasil tangkapan ini, petani dapat mengetahui kapan waktu semai dan tanam yang tepat. Selain itu, petani dapat mengetahui waktu yang tepat untuk pengendalian hama. Sehingga kerugian akan gagal panen akibat terserang hama akan berkurang.(Sumber: litbang.pertanian.go.id/foto: ritxindonesia.com)

About the Author /

sahabatpetanindo@gmail.com

Post a Comment