Loader
 

Mengatur Pola Makan Sehat Selama Pandemi

sahabatpetani.com – Pandemi COVID-19 menyebabkan banyak perubahan dalam kehidupan sehari-hari baik aktivitas sosial maupun kegiatan sehari-hari lainnya, tak terkecuali gaya hidup sehat. Namun, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mempertahankan gaya hidup sehat di masa-masa sulit ini. Pertama dan terutama, setiap orang didorong untuk mengikuti setiap anjuran dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan saran pemerintah untuk melindungi diri terhadap infeksi dan penularan COVID-19. Menjaga jarak fisik dan kebersihan yang baik adalah perlindungan terbaik untuk sahabat dan orang lain terhadap COVID-19.

NUTRISI YANG BAIK

Nutrisi yang baik sangat penting sebelum dan setelah infeksi. Menjaga pola makan yang sehat sangat penting selama pandemi COVID-19. Meskipun tidak ada makanan atau suplemen makanan yang dapat mencegah infeksi COVID-19, mempertahankan pola makan yang sehat adalah bagian penting dalam mendukung sistem kekebalan tubuh yang kuat.

Negara-negara yang telah menerapkan lock down ketat dan pengaturan jarak secara fisik (physical distancing), juga telah mengambil langkah-langkah yang melindungi akses ke makanan dan sejauh ini tidak mengalami gangguan yang meluas dalam pasokan makanan. Penduduknya Masih mungkin untuk membeli dan mengonsumsi makanan sehat selama masa-masa sulit ini.

Untuk mempertahankan pola makan sehat, Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) mendorong semua orang untuk:

  • Makan berbagai makanan dalam setiap kelompok makanan. Selain makan makanan dari lima kelompok makanan, Anda juga harus makan berbagai jenis makanan dalam tiap kelompok.untuk memastikan asupan nutrisi penting yang memadai.
  • Makan banyak buah dan sayuran. Buah-buahan dan sayuran segar menyediakan banyak vitamin dan mineral serta serat yang dibutuhkan tubuh untuk tetap sehat. Untuk membatasi perjalanan sahabat ke pasar atau supermarket, selain buah dan sayuran segar, sahabat juga dapat membeli buah dan sayuran beku atau kalengan. Buah dan sayuran ini juga mengandung vitamin dan mineral. Namun, dalam pengalengan dan pengolahan produk-produk ini, kadang-kadang ditambahkan bahan lain seperti gula, garam, atau pengawet. Pastikan untuk membaca label sehingga Anda dapat memilih opsi yang terbaik untuk Anda dan keluarga Anda untuk membatasi asupan bahan-bahan ini.
  • Konsumsilah makanan yang kaya akan biji-bijian, kacang-kacangan, dan lemak sehat seperti zaitun, wijen, kacang tanah, atau minyak lain yang kaya akan asam lemak tak jenuh. Mengkonsumsi makanan tersebut dapat mendukung sistem kekebalan tubuh Anda dan membantu mengurangi peradangan.
  • Batasi asupan lemak, gula, dan garam. Banyak orang di masa stres tinggi, menggunakan makanan sebagai kenyamanan, yang dapat menyebabkan konsumsi berlebihan. Terlebih lagi, makanan yang kita rasa nyaman seringkali mengandung banyak lemak, gula, garam, dan kalori. Cobalah untuk menghindari makan terlalu banyak bahan-bahan ini. Sekali lagi, label makanan sangat membantu disini sehingga konsumen dapat membatasi pembelian dan makan bahan-bahan ini yang harus ditemukan hanya dalam jumlah terbatas dalam pola makanan sehat.
  • Terus mempraktikkan kebersihan makanan yang baik. Ditengah pandemi COVID-19 ini, sahabat mungkin lebih khawatir tentang kebersihan & keamanan makanan. Namun, COVID-19 adalah virus pernapasan dan bukan penyakit yang disebabkan oleh makanan. Tidak ada bukti bahwa penyakit ini dapat menyebar melalui kontak dengan makanan yang dibeli. Namun, tidak ada salahnya untuk selalu mendukung keamanan dan kebersihan makanan dengan mempraktikkan lima kunci keamanan pangan: (1) tetap bersih; (2) pisahkan mentah dan matang; (3) masak sampai matang; (4) menjaga makanan pada suhu yang aman; dan (5) menggunakan air yang aman dan bahan baku.
  • Minumlah air secara teratur. Tetap terhidrasi dengan baik, terutama melalui minum banyak air putih (6-8 gelas sehari untuk kebanyakan orang dewasa). Meminum air putih alih-alih minuman yang dimaniskan dengan gula, juga membantu mengurangi risiko mengonsumsi terlalu banyak kalori untuk menjaga berat badan yang sehat.
  • Tidak mengkonsumsi alkohol. Cara lain yang banyak orang coba untuk mengatasi stres adalah dengan minum minuman beralkohol. Minuman-minuman ini memiliki sedikit nilai gizi, seringkali tinggi kalori, dan kelebihan konsumsi dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan.(Hanifah/SP)

Editor : Adhit/Fathkur

About the Author /

sahabatpetanindo@gmail.com

Post a Comment