Loader
 

Merah Delima, Prospek Cerah Pepaya Baru

sahabatpetani.com – Pepaya adalah komoditas unggulan yang banyak diusahakan di Jawa Timur selain tebu, kakao, kelapa, dan kopi. Saat ini sedang ramai dibicarakan jenis papaya baru, yakini Merah Delima. Konsumen sangat menggemari karena rasa yang manis, daging tebal, dan warna daging jingga kemerahan. Varietas yang dirilis Kementan pada 2011 itu, juga digemari karena dagingnya yang lebih kenyal dan berdaya tahan simpan lebih lama pula. Ketika buah dipanen saat bersemburat kuning, buah akan tahan simpan sampai 6 hari pada suhu ruang atau 14 hari di pasar swalayan yang berpendingin.

Sebelumnya masyarakat hanya mengenal pepaya Calina dan Penang. Namun begitu konsumen mulai mencicipi rasa Merah Delima, perlahan permintaan pun melonjak. Saat ini penanaman sudah meluas ke Sumatera Barat, Riau, NAD Aceh, dan Jawa Timur. Masa panen Merah Delima mencapai 4 bulan setelah tanam. Rata-rata petani bisa mendapatkan 80 buah per tanaman, dan mampu berproduksi hingga umur 3 tahun. Nasri Joni, pekebun papaya Merah Delima di Riau, memanen 18 ton per pekan atau 2.5 ton per hari. Jumlah panen itu berasal dari 18 hektare. Ia sendiri hanya memiliki 4 hektare kebun papaya, selebihnya adalah milik mitra. Pekebun ini biasa melayani pasar Singapura dan Malaysia, selain pasar lokal.(SP)

About the Author /

sahabatpetanindo@gmail.com

Post a Comment