Loader
 

NPK PHONSKA PLUS MAMPU DONGKRAK PRODUKTIVITAS MELON HINGGA 63 % DI SUMSEL

sahabatpetani.com – Petrokimia Gresik, perusahaan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menggelar panen melon di lahan demonstration plot (demplot) di Desa Kertosari Kecamatan Purwodadi Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (29/10).

Dalam kegiatan ini, dihadiri oleh Petugas Penyuluh Lapang (PPL) setempat, TNI (Babinsa), Ghilang Ardianto selaku Staf Perwakilan Daerah Penjualan (SPDP) Sumatera Selatan II, dan Petugas Perwakilan Daerah (PPD).

Dari hasil panen yang telah dilakukan dengan mengaplikasikan pemupukan berimbang rekomendasi Petrokimia Gresik mampu meningkatkan produktivitas melon hingga 63 persen, dimana pada luasan 0,2 hektare menghasilkan 18 ton dibanding lahan sekitar yang menghasilkan 11 ton.

Menurut Sunyoto selaku petani demonstrator, Ia mengaku telah mengenal Phonska Plus sejak 2018 melalui kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh Petrokimia Gresik. “Saya kenal Phonska Plus sejak 2018 lalu. Awalnya menggunakan Phonska Plus untuk tanaman padi, hasilnya bagus. Panen padi meningkat 1,6 Ton/Ha. Dan sekarang saya coba di tanaman melon hasilnya juga sangat memuaskan,” terangnya.

Hal serupa disampaikan oleh Ibu Tanem selaku PPL di Desa Kertosari. Menurutnya Phonska Plus pupuk NPK berkualitas. “Phonska Plus merupakan pupuk NPK berkualitas untuk segala jenis tanaman. Selain itu, Phonka Plus ini dapat menjadi alternatif petani/kelompok tani dengan kuota pupuk subsidi yang terbatas,” ujarnya.

Adapun komposisi pola pemupukan berimbang yang diaplikasikan pada demplot ini adalah pupuk organik Petroganik (1 ton/ha), NPK Phonska Plus (750 kg/ha); dan ZA (500 kg/ha).

Untuk mengatasi gangguan hama diaplikasikan Paket pestisida dari PT Petrokimia Kayaku: Fenite 150 OD sebanyak 500 ml, Metazeb 80 WP sebanyak 3 Kg, dan Admil 160 SL sebanyak 2 Liter..

Ghilang menjelaskan dalam demplot ini Petrokimia Gresik kembali menggunakan salah satu produk pupuk non-subsidi terbaiknya, yaitu pupuk NPK Phonska Plus.

“NPK Phonska Plus merupakan pupuk majemuk generasi baru Petrokimia Gresik dengan kandungan NPK 15-15-15 yang diperkaya dengan 9% Sulfur dan unsur hara mikro esensial Zink (Zn) sebesar 2.000 ppm yang sangat dibutuhkan tanaman,” jelasnya.

Unsur tersebut dibutuhkan dalam jumlah sedikit, namun merupakan faktor penting yang dapat memaksimalkan pertumbuhan vegetatif serta pembentukan bunga dan buah pada tanaman. Namun, berdasarkan data dari Organisasi Pupuk Dunia, sebagian besar lahan pertanian di dunia, termasuk salah satunya Indonesia kekurangan unsur hara mikro Zink.

“Sehingga kami memilih Zink sebagai unsur hara mikro yang ditambahkan dalam NPK Phonska Plus. Kami juga berharap produk-produk Petrokimia Gresik dapat menjadi andalan dan solusi bagi petani di Musi Rawas untuk meningkatkan produktivitas pertanian, yang nantinnya kesejahteraan petani pun meningkat” tutup Ghilang. (Ghilang Ardianto, SPDP Sumsel II)

About the Author /

sahabatpetanindo@gmail.com

Post a Comment