Loader
 

Peluang Emas NPK Phonska Plus Di Era New Normal

sahabatpetani.com – Sejak bulan Maret 2020 lalu hingga saat ini, seluruh lapisan masyarakat Indonesia, dari Sabang hingga Merauke, sedang berjuang menghadapi penyebaran Corona Viruses Disease 2019 (Covid-19) yang telah ditetapkan sebagai pandemi oleh World Health Organization (WHO). Tentu hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah, industri, dan pelaku bisnis lainnya agar tetap survive mengatasi banyak hal yang ditimbulkan oleh Covid-19. Diakui bahwa dampak ekonomi dari pandemi Covid-19 ini sangat luas dan massif. Sektor industri manufaktur, pariwisata, perhotelan, transportasi penerbangan, properti, perdagangan barang/jasa, dan konstruksi mendapat tekanan yang sangat kuat untuk segera menyesuaikan model bisnisnya.

Di tengah ketidakpastian kapan pandemi ini berakhir, kehidupan bermasyarakat mengalami perubahan dengan sangat cepat, baik di Indonesia bahkan dunia. Seluruh aktivitas dilakukan di rumah, sesuai anjuran dari pemerintah, yaitu : Bekerja dari rumah, Belajar dari rumah, Beribadah dari rumah. Kebijakan social distancing yang dikeluarkan pemerintah sebagai salah satu solusi untuk mengurangi penyebaran pandemi menuntut masyarakat tidak dapat lagi berinteraksi sosial secara langsung. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang mulai diterapkan di beberapa kab/kota besar di Indonesia merupakan tindakan nyata pemerintah daerah setempat untuk memutus rantai penyebaran pandemi antar kab/kota. Hal tersebut secara langsung mempengaruhi pola perilaku masyarakat Indonesia agar mulai berperilaku hidup yang sehat sesuai dengan Protokol Kesehatan Covid-19 yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan RI.

Petrokimia Gresik sebagai produsen pupuk terlengkap di Asia Tenggara memiliki peranan penting dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini khususnya pada sektor Pertanian. Kegiatan produksi pertanian harus tetap berjalan untuk memenuhi kebutuhan pangan yang sehat bagi masyarakat Indonesia. Pupuk dengan kandungan unsur hara Nitrogen, Phosphate, dan Kalium yang lengkap tidak hanya dapat meningkatkan produktivitas tanaman pangan namun juga dengan penambahan mikronutrient Zinc (Zn) yang tepat dapat meningkatkan sistem imun bagi manusia. Hal ini berdasarkan pada penelitian yang dilakukan oleh International Plant Nutrition Institute (IPNI) dan International Fertilizer Association (IFA) sejak tahun 2012, bahwasanya terdapat hubungan yang sangat erat antara tanah dan tanaman yang mengalami defisiensi micronutrient Zn dengan kekurangan nutrisi Zn pada manusia. Badan PBB WHO pada tahun 2002 juga menyampaikan kekurangan nutrisi Zn pada manusia menduduki peringkat 5 dari 10 faktor penyebab utama penyakit di negara miskin.

Gambar 1. Sepuluh (10) faktor penyebab utama penyakit di negara miskin (WHO, 2002)
Gambar 2. Visualisasi keterkaitan antara daerah defisiensi Zn dengan daerah kekurangan nutrisi Zn pada manusia (IFA, 2020)

Mikronutrient adalah unsur hara yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit oleh tanaman. Tanaman yang mengalami defisiensi micronutrient, secara langsung ataupun tidak langsung turut mempengaruhi proses fisiologis yang berkaitan dengan fiksasi nitrogen, sintesis dan distribusi karbohidrat dan resistensi terhadap penyakit biotik dan abiotik. Bahkan beberapa mikronutrient seperti Boron (B), Magnesium (Mg) dan Tembaga (Cu) berfungsi untuk menjaga stabilitas sel dinding dan memperkuat jaringan tanaman terhadap serangan patogen.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh World Bank dan Asian Development Bank, penanggulangan defisiensi mikronutrient akan memberikan hasil yang positif dari aspek kesehatan masyarakat, kehidupan sosial dan lingkungan bahkan dapat meningkatkan produktivitas kerja sebesar 40% dan menurunkan tingkat kematian hingga 50%. Hal tersebut menandakan bahwa hal sekecil apapun di dunia ini memberikan manfaat nyata bagi kehidupan manusia.

Semakin meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat serta mengkonsumsi makanan yang cukup nutrisi di era New Normal nanti, tentu hal ini merupakan peluang emas bagi Petrokimia Gresik sebagai bagian dari pejuang pangan nasional untuk menjaga distribusi pupuk NPK Phonska Plus di pelosok negeri. Sebagai satu-satunya produk pupuk NPK yang mengandung unsur mikronutrient Zn, diharapkan hal tersebut menjadi nilai tambah suatu produk sehingga diminati oleh konsumen petani. Penggunaan pupuk NPK Phonska Plus lengkap dengan tambahan mikronutrient Zn oleh petani merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh secara tidak langsung melalui pemenuhan komoditas pangan yang cukup nutrisi bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.(Erwin Indra Prasetyo, S.Stat /SP)

About the Author /

sahabatpetanindo@gmail.com

Post a Comment