Loader
 

Pemprov Sumatera Selatan Fokus Menangani Ketahanan Pangan Di Wilayahnya

sahabatpetani.com – PT Petrokimia Gresik anggota holding Pupuk indonesia selaku perusahaan solusi agroindustri ikut berpartisipasi dalam Kegiatan panen padi sawah Musim Tanam Ke-II & Penanaman Ke- Tahun Tanam 2020 di lahan cetak sawah mandiri Desa Ringin Sari Kecamatan Belitang III Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, S.H., M.M. beserta Forkopimda Provinsi Sumsel, Kepala Dinas Pertanian se Provinsi & Kabupaten/Kota se-Sumsel, Penyuluh Pertanian se-Kab. OKU Timur, Kelompok Tani Kec. Belitang III, BNI, PT Petrokimia Gresik & PT Pupuk Sriwidjaja, Distributor ,dan Kios Resmi pupuk subsidi.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menyampaikan Kab. Oku Timur ini merupakan salah satu lumbung pangan di Sumatera Selatan. “OKU Timur sebagai salah satu lumbung pangan Sumsel harus mampu berkontribusi menyiapkan ketersediaan cadangan pangan baik untuk daerah maupun nasional, dan saya sangat mengapresiasi atas suksesnya cetak sawah mandiri oleh petani & berbagai stakeholder lainnya yang ikut membantu”, jelasnya.

Dalam sambutannya, Herman Deru juga mengingatkan agar dalam melakukan budidaya tanaman haruslah menggunakan pupuk & benih yang berkualitas agar panen selalu baik dan produsen agar fokus ke penyediaan pupuk subsidi untuk petani.

Terkait dengan pupuk bersubsidi, Rohandi Fadilah Staf Perwakilan Daerah Penjualan PT Petrokimia Gresik Provinsi Sumatera Selatan mengatakan Pupuk bersubsidi yang harus disalurkan PT Petrokimia Gresik di Provinsi Sumatera Selatan sesuai SK Kepala Dinas Provinsi Sumatera Selatan No.573/KPTS/DIS.PTPH/PSP/VIII/2020 tanggal 12 Agustus 2020 sejumlah 38.534 ton, terdiri dari: ZA 8.471 ton, SP-36 24.651 ton, dan Petroganik 5.412 ton.

“Sampai saat ini pupuk sudah disalurkan sejumlah 27.791,1 ton, atau 72,12% dari alokasi setahun,” terangnya.

Penyaluran pupuk subsidi di Kabupaten OKU Timur sesuai SK Kepala Dinas Pertanian No.520/2348/KPTS/DISTAN/SAPRAS/VIII/2020 Tanggal 18 Agustus 2020. “Alokasi pupuk bersubsidi sesuai SK tersebut sejumlah 11.186 ton dengan rincian: ZA 1.229 ton, SP-36 6.433 ton, dan Petroganik 3.524 ton. Sampai saat ini pupuk sudah disalurkan sejumlah 8.415 ton, atau 75,23% dari alokasi setahun,” ucanya.

Lebih lanjut, Rohandi menjelaskan Adapun petani yang berhak atas pupuk bersubsidi adalah petani yang menggarap lahan tidak lebih dari 2 Hektar, tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan), dan menyusun Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

“Dalam penyusunan RDKK, dianjurkan agar Kelompok Tani menyusun RDKK pupuk subsidi lengkap sesuai kebutuhan riil kelompok,” jelasnya.

Menurut Rohandi dalam musyawarah kelompok hal-hal yang perlu dibahas antara lain: tanaman yang akan dibudidayakan, pola tanam, luas lahan yang dimiliki anggota kelompok, serta jenis & jumlah pupuk subsidi yang dibutuhkan. Selain itu, pendampingan petugas penyuluh pertanian setempat sangat diperlukan agar usaha tani kelompok selama satu tahun berjalan sesuai harapan.

“PT Petrokimia Gresik berkomitmen menyalurkan pupuk bersubsidi kepada petani di Provinsi Sumatera Selatan sesuai alokasi yang ditetapkan pemerintah. Guna mendukung penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani, PT Petrokimia Gresik mempunyai jaringan distribusi berupa 18 Distributor, 649 pengecer resmi, dan 5 gudang penyangga yang tersebar di seluruh wilayah Sumatera Selatan. Stok pupuk bersubsidi saat ini tersedia sejumlah 3.906 ton dengan rincian pupuk ZA 774 ton, SP-36 2.408 ton, dan Petroganik 723 ton,” pungkasnya (Rohandi Fadilah, SPDP Petrokimia Gresik Sumsel I)

Editor : Adh/Fch

About the Author /

sahabatpetanindo@gmail.com

Post a Comment