Loader
 

Petro Nitrat Siap Dukung Tingkatkan Nilai Ekspor Komoditi Hortikultura

sahabatpetani.com РKementerian Pertanian (Kementan) tak henti-hentinya berupaya dalam meningkatkan nilai ekspor, salah satunya  yaitu dengan mempersiapkan program Grand Desain. Grand Desain ini nantinya akan dapat mendesain lebih baik peta komoditas unggulan bagi dunia.

Grand desain sendiri akan dirancang dalam basis korporasi yang nantinya akan menggabungkan sentra-sentra yang kecil menjadi satu kesatuan dengan penguatan, pedampingan dan teknologi. Diterapkannya basis korporasi ini agar pengakuan dan kualitas dan daya tawar akan hortikultura dapat bersaing hingga luar negeri.

Dikutip dari Detik.com, bahwa saat acara Focus Discussion Group (FGD) di Jakarta, Jumat (23/8/2019) itu, Dirjen Hortikultura, Prihasto Setyanto mengatakan selama ini memang sudah ada kawasan untuk komoditas buah dan florikultura, namun kualitas produk belum berstandar ekspor. Kawasan yang dikehendaki minimal 100 hektare.

Program ini juga mendapat respon positif dari Direktorat PSP, Badan SDM Pertanian, Badang Litbang Pertanian dan Kementerian Perekonomian, yang nantinya akan dialokasika n sebesar 42 miliar untu kmendukung kawasan hortikultura. Khususnya nanti untuk irigasi dan alat mesin pertanian yang aplikatif untuk skala usaha hortikultura.

Melihat hal tersebut, PT. Petrokimia Gresik sebagai perusahaan BUMN untuk solusi agroindustri, dalam mendukung program tersebut, mengeluarkan produk pupuk Petro Nitrat yang khusus untuk meningkatkan dan menambah kualitas produksi tanaman hortikultura. Petro Nitrat sendiri sudah tersebar diseluruh di kios-kios resmi dan siap mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas tanaman hortikultura.

Dengan kandungan yang lebih tinggi dari pupuk NPK Phonska, Petro Nitrat mempunyai kandungan triple 16 (N=16%, P=16%, K=16%). Kandungan N dalam Petro Nitrat berbasis Nitrat yang cepat diserap oleh tanaman sehingga memberikan efek lebih cepat terhadap tanaman. Selain itu, kandungan base nitrat sebesar 5-6% sehingga lebih cepat diserap oleh tanaman.

Dari hasil demplot yang telah dilakukan di beberapa lokasi, Pupuk Petro Nitrat terbukti dapat meningkatkan hasil produktivitas tanaman hortikultura. Dan bahkan di Desa Cisarua, Kabupaten Sukabumi Petro Nitrat dapat meningkatkan produktivitas tanaman sawi hingga 2 kali lipat, yang awalnya 25 kg/ha meningkat menjadi 50 kg/ha. (SP dan Detik.com/foto: tribunnews.com)

 

About the Author /

sahabatpetanindo@gmail.com

Post a Comment