Loader
 

PHONSKA PLUS TERBUKTI MENINGKATKAN HASIL PANEN

sahabatpetani.com, kabupaten Cianjur – Kabupaten Cianjur merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat yang terdiri dari 32 kecamatan. Kabupaten Cianjur juga dikenal akan sektor pertaniannya. Ayi Jaenudin merupakan salah satu petani sukses yang tinggal di Kabupaten Cianjur. Pria kelahiran Cianjur, 10 Maret 1977 ini memiliki seorang istri bernama Brygetha Maria Ulfa dan dikaruniai 1 orang anak laki-laki dan 2 orang anak perempuan. Saat ini ia dan keluarga tinggal dan menetap di desa Bobojong kecamatan Mande kabupaten Cianjur.

Setelah di PHK dari salah satu perusahaan di Jakarta pada tahun 2012 lalu, Ayi memutuskan untuk  pulang ke kampung halamannya. Setelah di PHK Ayi tidak tahu apa yang harus dilakukan dan menganggur, hingga suatu ketika ia menoba untuk bercocok tanam di sawah milik orangtuanya. Berawal dari mencoba-coba kini ia mulai menekuni pekerjaannya sebagai petani, dan juga ia telah membentuk kelompok tani dan menjabat sebagai ketua kelompok tani maju pada tahun 2013. Ia juga semakin aktif dan giat dalam dunia pertanian, terbukti ia mewakili kelompok tani maju untuk mendapatkan pelatihan BIMTEK SRI di Dinas Pertanian Propinsi Jawa barat serta berkunjung ke salah satu saudara lulusan IPB Bogor dan berbincang-bincang terkait pertanian sehingga ia semakin bersemangat untuk bertani.

Pada tahun 2015 ia mendapat tawaran sebagai salah satu kios resmi pupuk subsidi oleh salah satu distributor di kabupaten Cianjur dan mulai menjalankan kios resmi dengan nama kios Bunda Tani di kecamatan Mande. Tak hanya itu ia juga mulai melakukan penangkaran benih padi dengan jenis Inpari 32, Inpari 33 dan Mikongga dengan lahan seluas 5 Ha. Pada awal penangkaran ia hanya mendapatkan hasil ± 6 ton/ Ha dengan dosis pemupukan Urea : 250 Kg, SP-36 : 250 Kg, Phonska : 250 Kg untuk luasan 1 Ha. pada akhir tahun 2017 ia ingin mencoba dan membuktikan kuallitas dari NPK Phonska Plus Produksi PT Petrokimia Gresik dengan dosis pemupukan Urea : 50 Kg, Phonska : 250 Kg, Phonska Plus : 250 Kg serta Petroganik : 1.000 Kg  dalam luasan 1 Ha. “setelah menggunakan Phonska Plus hasilnya luar biasa, hasil dapat mencapai ± 11 ton per Ha”, ujar Ayi.

Ayi mengaku bahwa pada mulanya ia ragu. “Awal mula ketika ada Phonska Plus saya juga ragu dan saya ingin membuktikannya apakah produk ini bagus atau tidak, karena saya tidak mau menjual pupuk yang tidak berkualitas kepada petani karena kasian petani akan rugi. Sehingga saya buktikan sendiri untuk penangkaran benih saya dan ternyata hasilnya luar biasa diluar dugaan, dengan cara pemupukan yang baik dibarengi dengan kualitas pupuk Phonska Plus yang bagus, benar-benar dapat meningkatkan hasil produksi dari penangkaran benih padi Inpari 32, Inpari 33, Mikongga saya menjjadi ± 11 ton/ Ha. ”Sejak saat itu saya mulai mengajak kelompok tani yang lain untuk menggunakan phonska plus dengan cara menggandeng beberapa kelompok tani. Penangkaran benih yang sudah bekerjasama ada 3 kelompok tani yaitu kelompok tani Tani maju seluas 25 Ha, kelompok tani Kajastam seluas 10 Ha, dan kelompok tani Cibogo seluas 15 Ha, jadi total penangkaran benih padi Inpari 32, Inpari 33, Mikongga seluas 50 Ha dan semua lahan tersebut mengggunakan phonka Plus. Hasil benih tersebut sudah diantri oleh beberapa perusahaan yaitu PT Pupuk Kujang, PT SHS, dan PT Pertani”, imbuhnya.

“ Saat ini saya mulai mengajak beberapa kelompok tani agar aktif dan mau belajar serta memahami mana pupuk yang benar-benar baik dan tidak baik, agar hasil yang didapat sesuai harapan bahkan bisa lebih. Memang butuh waktu untuk merubah perilaku petani tapi dengan adanya bukti nyata hasil produksi meningkat akan lebih mudah mengajak kelompok tani/ petani untuk berubah mulai dari cara memupuk dan memilih pupuk yang benar-benar bagus. Salam dari saya PHONSKA PLUS MATULLLLL…….”, pungkasnya. (Sigit cahyono, SPDP BOCIMI ( Bogor, Cianjur, Sukabumi ))

About the Author /

sahabatpetanindo@gmail.com

Post a Comment